Cepat Saji Tapi Pelit Nutrisi

294

sfsf

Iya sih, kalau dari segi kepraktisan, makanan cepat saji emang top-nya. Tapi makanan jenis ini ternyata juga memiliki efek jangka panjang bagi kesehatan. Nah, begini penjelasan dari ahli gizi RS dr Kariadi Semarang, Hagnyonowati, SKM,Msi.

Mulai dari cara penyajian makanan siap saji yang pada dasarnya tidak memenuhi syarat-syarat makanan sehat. Dari sisi penyajian pada umumnya rentang waktu memasak dan menyajikan cukup lama.
“Padahal dari segi keamanan pangan, makanan yang layak konsumsi paling lama 2 jam setelah matang. Atau suhu harus dipertahankan diatas 60 derajad C atau dibwah 4 derajad C sesuai jenis makanan,”ujarnya.

Kemudian dari sisi kandungan zat gizi, fast food adalah makanan yang tinggi lemak, natrium serta karbohidrat. Selain itu juga cenderung rendah serat serta vitamin dan mineral. Sehingga jika dikonsumsi terus menerus dengan jumlah yang banyak akan menyebabkan timbulnya penyakit terkait defisiensi zat gizi tertentu di kemudian hari. Hmm.. masih mau bandel sering-sering ngonsumsi junk food, gaess?.

Nah, buat teman-teman yang masih hobi mengonsumsi fast food, Hagnyonowati menyarankan untuk menyeimbangkan gizi dengan mulai mengonsumsi asupan yang lebih sehat dan diimbangi dengan gaya hidup sehat pula.

“Informasi serta panduan terkait asupan apa saja untuk memenuhi gizi seimbang saat ini sudah banyak beredar dan mudah diakses. Mumpung masih muda, baiknya mulai mengonsumsi makanan sehat,”ujarnya. (mg3/dna/zal)

KOMENTAR :

AdiAdi, 16 tahun SMA Masehi
Sering kok, mampir ke resto cepat saji, nongkrong bareng temen dan makan juga, menu favorit aku paling ayam dan softdrink gitu, Kalau bahaya makan fast food aku belum tau.

JansenJansen Fredy Tahapary UNES 20 tahun
Suka nongkrong sih, trus menu kesukaannya paket ayam, nasi dan softdrink.