Awal Juni, Listrik Rusunawa Baru Lelang

338
PENUH SEMAK BELUKAR: Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu bersama Sekda Adi Trihananto saat meninjau kesiapan Rusunawa Kudu, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENUH SEMAK BELUKAR: Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu bersama Sekda Adi Trihananto saat meninjau kesiapan Rusunawa Kudu, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENUH SEMAK BELUKAR: Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu bersama Sekda Adi Trihananto saat meninjau kesiapan Rusunawa Kudu, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENUH SEMAK BELUKAR: Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu bersama Sekda Adi Trihananto saat meninjau kesiapan Rusunawa Kudu, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RUMAH Susun Sewa (Rusunawa) Kudu Blok E dan F yang digunakan untuk menampung warga Kebonharjo yang tergusur proyek reaktivasi rel KA Stasiun Tawang-Pelabuhan Tanjung Emas memang belum sepenuhnya siap. Bahkan untuk jaringan listrik dan air bersih diperkirakan baru dilelangkan pada awal Juni mendatang.

”Pemkot sudah mengirimkan surat kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Sekda Kota Semarang, minggu depan akan dilelangkan,” ungkap Kepala UPTD Rusunawa, Eko Sulistyo, kemarin.

Eko mengaku, pihaknya sudah menyampaikan kepada warga Kebonharjo bahwa rumah susun sewa Kudu memang belum siap untuk penampungan. “Belum siapnya itu karena fasilitasnya belum lengkap, khususnya jaringan listrik dan air bersih belum mengalir. Tapi Ketua Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Tanjung Mas membuat surat kepada Kepala Dinas Tata Kota dan Permukiman agar warganya diizinkan menempati rusunawa ini sementara,” katanya.

Dia mengatakan, Rusunawa Kudu terdiri atas 6 blok. Satu bloknya terdapat 96 unit ruangan. Untuk warga Kebonharjo akan menempati Blok E dan F. ”Untuk syarat menempati rusunawa harus mendapatkan rekomendasi dari Kelurahan Tanjung Mas,” ujarnya.

Berbeda dengan Eko, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu memastikan Rusunawa Kudu sudah siap untuk ditempati warga Kebonharjo, meski saat ini masih terkendala listrik dan air bersih.