Korban Pembacokan Kalitaman Meninggal

332

SALATIGA – Kasus pembacokan sekeluarga yang dilakukan Wahyu Setyo Budi, 30, warga RT 3 RW 4, Kalitaman, pada 18 Mei silam akhirnya memakan korban jiwa. Salah satu korban, Ny Minto, 90, meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RS dr Asmir, Salatiga, Minggu (22/5) sekitar pukul 23.00.

Jenazah dimakamkan di TPU Karang Duwet, Kecamatan Tingkir Senin (23/5) sekitar pukul 11.00. Dari RS, korban dibawa ke rumah duka di Kalitaman dan disemayamkan sebelum kemudian dimakamkan di TPU yang tidak jauh dari rumahnya.

Saat ini, masih ada empat korban pembacokan yang masih dirawat di RS. Keempatnya adalah kedua orang tua pelaku, Slamet Wahono, 65, dan Tumiyem, 60, adik perempuannya yang sedang hamil lima bulan Wuwuh Handayani, 27, serta keponakan Andika, 5.

Sebagaimana diketahui, aksi brutal dilakukan pelaku tanpa ada yang mengetahui pasti penyebab kejadian tersebut. Warga mengetahui setelah korban berteriak meminta tolong. Aksi brutal itu dilakukan di kamar dan teras rumah korban yang berada di tepi jalan.

Kasatreskrim Polres Salatiga AKP Moch Zazid menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti kejadian. Namun, ia membenarkan jika memang ada indikasi pelaku mengalami gangguan jiwa. “Pelaku mengaku mendapat bisikan akan dibunuh dan akhirnya nekat melakukan tindakan itu,” tutur Zazid. Pelaku juga sudah diperiksa kejiwaannya oleh dokter namun belum diketahui hasilnya. (sas/ton)

Silakan beri komentar.