Ribuan Guru TK se Demak Ikuti Jalan Sehat IGTKI

341
HUT IGTKI: Ketua IGTKI Demak, Endang Tri Nurhayati (kanan) menyerahkan nasi tumpeng kepada pejabat Dinas Pendidikan setempat sebagai penanda peringatan HUT IGTKI ke-66, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
HUT IGTKI: Ketua IGTKI Demak, Endang Tri Nurhayati (kanan) menyerahkan nasi tumpeng kepada pejabat Dinas Pendidikan setempat sebagai penanda peringatan HUT IGTKI ke-66, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
HUT IGTKI: Ketua IGTKI Demak, Endang Tri Nurhayati (kanan) menyerahkan nasi tumpeng kepada pejabat Dinas Pendidikan setempat sebagai penanda peringatan HUT IGTKI ke-66, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
HUT IGTKI: Ketua IGTKI Demak, Endang Tri Nurhayati (kanan) menyerahkan nasi tumpeng kepada pejabat Dinas Pendidikan setempat sebagai penanda peringatan HUT IGTKI ke-66, kemarin. (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)

DEMAK- Jalan sehat yang digelar Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia- Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Demak di kawasan Taman Ria, Kota Demak, kemarin berlangsung sukses.

Kegiatan dalam rangka hari ulang tahun (HUT) IGTKI ke-66 tersebut diikuti ribuan guru TK se Demak. Tercatat ada sekitar 1.500 guru yang turut andil dalam acara akbar tersebut. Selain jalan sehat, juga digelar lomba mewarnai yang diikuti 140 anak TK. Setiap kecamatan mengirimkan 10 peserta dari 14 kecamatan.

Ketua IGTKI Demak, Endang Tri Nurhayati mengatakan, jalan sehat tersebut menjadi sarana yang baik untuk menjalin kebersamaan dan talisilaturahmi dengan para guru TK di Kabupaten Demak. “Selain itu, anak-anak TK juga dapat menyalurkan bakatnya untuk ikut lomba mewarnai,”katanya, kemarin.

Dalam kesempatan itu, sebagai Ketua IGTKI Demak, Endang Tri Nurhayati berkesempatan membacakan sambutan dari Ketua umum PP IGTKI pusat, Farida Yusuf. Sesuai dengan tema yang diusung, HUT IGTKI tersebut diharapkan dapat menjadi strategi penguatan guru sebagai pembelajar yang berkualitas, utamanya bagi guru taman Kanak-kanak dalam mewujudkan pentahapan wajib PAUD satu tahun pra SD.

Menurutnya, sebagai organisasi yang usianya cukup matang, IGTKI harus dapat menjadi contoh dan panutan bagi organisasi lainnya. Karena itu, keberadaan pengurus IGTKI-PGRI provinsi hingga kabupaten/kota, termasuk IGTKI Kabupaten Demak sampai kecamatan sangat menentukan. “Karena itu, IGTKI harus proaktif dan senantiasa menjadi pioner dalam pembaharuan. Berani melakukan terobosan dalam mengelola organisasi secara efektif, dinamis dan kreatif demi kepentingan, kepedulian dan kesejahteraan anggota,”katanya. Tidak hanya itu. Dalam sambutan itu, IGTKI pusat hingga kini juga terus memperjuangkan TPG ke kementerian terkait. (hib/sct/zal)