Michelin Genjot Penjualan di Jateng

404
TANGKAP PELUANG: Sales Director for 2W Division PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng dan Distributor Owner CV Cahaya Mulia Lestari Jawa Tengah, Paulus Kurniawan, menunjukan produk baru Michelin City Grip Pro. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TANGKAP PELUANG: Sales Director for 2W Division PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng dan Distributor Owner CV Cahaya Mulia Lestari Jawa Tengah, Paulus Kurniawan, menunjukan produk baru Michelin City Grip Pro. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TANGKAP PELUANG: Sales Director for 2W Division PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng dan Distributor Owner CV Cahaya Mulia Lestari Jawa Tengah, Paulus Kurniawan, menunjukan produk baru Michelin City Grip Pro. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TANGKAP PELUANG: Sales Director for 2W Division PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng dan Distributor Owner CV Cahaya Mulia Lestari Jawa Tengah, Paulus Kurniawan, menunjukan produk baru Michelin City Grip Pro. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Populasi sepeda motor yang cukup besar di Indonesia, mendorong perusahaan ban asal Perancis, Michelin, intensif menggarap pasar Indonesia. Jateng-DIJ merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang dibidik produsen ban yang telah menjadi partner MotoGP tersebut.

Sales Director for 2W Division PT Michelin Indonesia, Bayu Surya Pamugar Sugeng mengatakan bahwa pihaknya mulai Januari 2016, menyasar pasar sepeda motor dengan meluncurkan Michelin City Grip Pro yang didesain untuk motor bebek dan skutik. “Semarang merupakan salah satu barometer pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Karena itulah, Michelin City Grip Pro berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat Semarang dan Jawa Tengah dalam berkendara yang menunjang keamanan,” katanya, kemarin.

Diakuinya, Jateng-DIJ sengaja dipilih lantaran daya beli masyarakat Jawa Tengah yang semakin tinggi. Apalagi penjualan sepeda motor terbanyak di Jawa Timur, kemudian, Jabodetabek, Jateng dan DIJ, baru beberapa kota lain. Hal tersebut yang hendak dioptimalkan Michelin City Grip Pro dalam mendukung mobilitas dan keamanan berkendara yang lebih baik. “Dengan produk baru ini, kami menargetkan pertumbuhan double digit atau melebihi pertumbuhan penjualan sepeda motor di Indonesia,” tuturnya.

Country Communications & Brands PT Michelin Indonesia, Fiona Mambu menambahkan, Michelin City Grip Pro merupakan produk bentukan Michelin yang menggunakan Michelin Overlap Technology (MOT), sehingga memiliki banyak keunggulan dibandingkan produk lain. “Tiga keunggulan utamanya adalah ketahanan risiko bocor hingga 20 persen lebih baik dari ban merek lain di kelasnya. Terbuat dari kompon atau material yang mampu memanjangkan usia ban 10 persen dibandingkan merek lain. Selain itu, dilengkapi rancangan tapak ban yang mampu meningkatkan daya cengkeram di jalan basah maupun kering,” tambahnya.

Michelin City Grip Pro dirancang khusus bagi pengendara tunggal atau berboncengan untuk menembus kontur jalan yang ekstrim seperti lubang dan banyaknya benda tajam di jalan dengan aman dan nyaman. Meski begitu, produk baru ini hanya dipasarkan untuk ukuran Ring 14 80/90-90/90 dan Ring 17 70/90-80/90. “Ada perbedaan yang cukup mencolok dibandingkan produk-produk dari brand lain. Yakni, produk Michelin untuk kembangan atau batikan ban adalah terbalik,” tandasnya. (ida/smu)