OLAH TKP : Petugas Satreskrim sedang mengecek pompa bensin premium yang terbakar di SPBU Tirto. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP : Petugas Satreskrim sedang mengecek pompa bensin premium yang terbakar di SPBU Tirto. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP : Petugas Satreskrim sedang mengecek pompa bensin premium yang terbakar di SPBU Tirto. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OLAH TKP : Petugas Satreskrim sedang mengecek pompa bensin premium yang terbakar di SPBU Tirto. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Pembeli bensin dan petugas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 4451102 di Jalan Gajah Mada Barat, Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan panik. Lantaran salah satu mesin pompa pengisi bensin premium terbakar. Diduga adanya korsleting pada salah satu kabel pada pukul 11.15, Jumat (20/5) kemarin.

Salah seorang karyawan SPBU setempat, Dewi, 20, menuturkan bahwa kejadian tersebut berawal ketika dirinya sedang mengisi bahan bakar premium pada mobil minibus jenis Toyota Avanza, dengan nilai Rp 50 ribu.

Ketika premium tersebut dimasukkan ke tangki mobil yang tidak diketahui plat nomornya itu, tiba-tiba ada suara ledakan dari dalam mesin pompa tersebut, disertai keluar percikan api. “Tadi sudah mengisi premium Rp 50 ribu. Tiba-tiba ada suara ledakan dari mesin pompa. Kok dari situ ada apinya,” katanya, sesaat setelah kejadian.

Peristiwa tersebut membuat panik Dewi dan karyawan lainnya. Apalagi, api kecil yang keluar dari dalam mesin pompa pengisi premium itu langsung disertai keluarnya asap. Kobaran api pun bertambah membesar. “Saya kaget dan panik, langsung saya lemparkan tuas pengisi BBM itu, dan saya lari,” lanjut dia.