PSIS
PSIS

SEMARANG – Desakan sebagian besar anggota PSSI untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI semakin kuat, meski pihak pengurus PSSI masih terus mencoba bertahan. Kabar terakhir, dua voter yaitu Pusamania Borneo FC dan Persma 1960 sudah resmi mengirimkan surat permintaan KLB PSSI melalui Kelompok 85 (K85). Keduanya menambah daftar menjadi 91 voters yang telah resmi meminta KLB.

Semakin banyaknya voter meminta KLB, seharusnya membuat PSSI mawas diri. “Seharusnya sudah tidak ada alasan lagi bagi PSSI untuk menghambat digelarnya KLB. Karena desakan dari voter sudah semakin kuat,” terang CEO PT Mahesa Jenar Semarang (MJS) AS Sukawijaya dihubungi kemarin.

Ke-91 voters di Kelompok 85 yang telah resmi mengirimkan surat permintaan KLB terdiri dari 15 klub ISL, 14 klub Divisi Utama, 13 klub Divisi Satu, 19 klub Liga Nusantara, 2 Asosiasi dan sebanyak 28 Asosiasi Provinsi.

Jika sesuai dengan Statuta PSSI Pasal 30, Komite Eksekutif (Exco) PSSI wajib segera menggelar KLB jika 50 persen anggota PSSI atau dua per tiga dari jumlah delegasi membuat permohonan tertulis permintaan KLB tersebut. “Jika jumlah pemilik hak suara (voters) PSSI saja sebanyak 107 berarti saat ini sudah tidak ada lagi alasan bagi PSSI untuk tidak menggelar KLB,” sambung pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi tersebut.