PENGALIHAN RUTE : Kepala Disparbud Demak M Ridwan menunjukkan papan rambu masuk dan keluar bus di area parkir Kadilangu saat pengalihan rute, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGALIHAN RUTE : Kepala Disparbud Demak M Ridwan menunjukkan papan rambu masuk dan keluar bus di area parkir Kadilangu saat pengalihan rute, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PENGALIHAN RUTE : Kepala Disparbud Demak M Ridwan menunjukkan papan rambu masuk dan keluar bus di area parkir Kadilangu saat pengalihan rute, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Kondisi parkir wisata religi Sunan kalijaga di Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota dari hari ke hari semakin overload. Karena itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemkab Demak berupaya mengatasi masalah tersebut dengan mengalihkan rute bus wisata.

Jika sebelumnya, bus dari arah Kudus dapat melalui perempatan lampu merah (traffic light) Botorejo, sekarang dilarang. Bus wisata dari Kudus wajib melalui Jalan Raya Dempet-Demak lalu masuk searah ke area parkir wisata lewat pertigaan Jalan Umar Said Kadilangu. Sedangkan, saat keluar, bus wisata juga harus lewat jalur searah yakni, melalui Jalan Umar Said menuju perempatan Botorejo lalu tembus jalan lingkar.

Kepala Disparbud, M Ridwan menegaskan, pengalihan rute masuk dan keluar dari area parkir itu dilakukan supaya tidak terjadi kemacetan di Jalan Umar Said. Karena itu, bus wisata juga dilarang parkir sembarangan di tepi Jalan Raya Dempet-Demak. Sebab, dapat menyebabkan kemacetan di jalur Provinsi tersebut.

“Kebijakan khusus untuk bus wisata ini dimulai hari ini (kemarin, red) dan akan dievaluasi sebulan serta tiga bulan berikutnya dilakukan penindakan,” ujar M Ridwan, kemarin.