AUDENSI: Perwakilan warga Desa Sumbersari, Kecamtan Ngampel meminta perlindungan kepada Bupati Kendal Mirna Annisa atas pembebasan jalan tol Semarang-Batang, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AUDENSI: Perwakilan warga Desa Sumbersari, Kecamtan Ngampel meminta perlindungan kepada Bupati Kendal Mirna Annisa atas pembebasan jalan tol Semarang-Batang, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AUDENSI: Perwakilan warga Desa Sumbersari, Kecamtan Ngampel meminta perlindungan kepada Bupati Kendal Mirna Annisa atas pembebasan jalan tol Semarang-Batang, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
AUDENSI: Perwakilan warga Desa Sumbersari, Kecamtan Ngampel meminta perlindungan kepada Bupati Kendal Mirna Annisa atas pembebasan jalan tol Semarang-Batang, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL—Bupati Kendal Mirna Annisa memerintahkan agar Satuan Kerja (Satker) Independen Pembangunan Jalan Tol lebih terbuka dan transparan. Sehingga tidak ada warga yang lahannya terkena dampak pembangunan jalan tol Semarang-Batang merasa dirugikan.

Demikian dikatakan Mirna di sela audensi warga Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel di ruang kerjanya, Rabu (18/5) kemarin. Menurutnya, sekarang ini sudah tidak zamannya proses pembangunan jalan tol untuk negara dilakukan dengan cara tertutup dan pemaksaan.

“Kasian rakyat. Sebab mereka sudah dipaksa menjual lahannya kepada negara untuk kepentingan jalan tol. Tapi mereka tidak mengetahui proses penetapan ganti ruginya. Ini menurut saya, sangat tidak adil bagi rakyat,” tandasnya.

Karena itu, ia meminta kepada BPN, tim appraisal dan semua unsur dalam Satuan Kerja (Satker) Independen Pembangunan Tol Semarang-Batang untuk terbuka dan transparan dalam proses pembebasan lahan dan penetapan harga ganti rugi.

Dalam audensi, belasan warga Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel didampingi tim advokasi meminta perlindungan dan kejelasan perihal pembebasan lahan untuk Jalan Tol Semarang-Batang kepada Bupati. Sampai sejauh ini, warga tidak mendapatkan kejelasan sosialisasi.