SEMARANG – Berkas perkara Diah Ayu Kusumaningrum (DAK), tersangka kasus dugaan korupsi dana deposito Kas Daerah (Kasda) Pemkot Semarang sebesar Rp 22,7 miliar telah dinyatakan P21 oleh Kejari Semarang. Bahkan, DAK dalam dekat akan dijebloskan ke sel tahanan. ”Berkas Diah Ayu sudah lengkap, sudah dinyatakan P21 sejak Senin (16/5) lalu,” ungkap Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (18/5) kemarin.

Tersangka Diah Ayu sendiri sekarang ini masih melenggang bebas. Sedangkan satu tersangka lain yang sudah ditahan, yakni Kepala UPTD Kasda DPKAD Kota Semarang, Suhantoro.

Burhanudin berjanji akan secepatnya melakukan penahanan terhadap tersangka DAK. ”Pastinya dia (Diah) akan segera kita tahan. Akan kita ekspose, kita publikasikan,” tegasnya.

Kasus korupsi tersebut telah menyeret dua nama tersangka, yakni mantan personal banker manager Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Cabang Pandanaran Semarang, Diah Ayu Kusumaningrum. Namun demikian, pihaknya masih enggan membeberkan jadwal waktu penahanan terhadap DAK yang sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak 9 April 2015 silam oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polrestabes Semarang.

”Sebentar lagi, setelah ini tahap kedua. Langsung kita limpahkan termasuk barang bukti,” janjinya.

Terpisah, salah satu kuasa hukum DAK, Ahmad Hadi Prayitno, menegaskan sampai sejauh ini belum mengetahui berkas kliennya tersebut menjadi P21. Namun demikian, ia menyampaikan bahwa kliennya akan selalu kooperatif.