Tak Tahan Dianiaya, Istri Polisikan Suami

263

SEMARANG – Seorang ibu rumah tangga berinisial ML, warga RT 04 RW 02, Gunungtalang, Sampangan, Semarang mendatangi Polrestabes Semarang, Selasa, (17/5) kemarin. Wanita yang bekerja di salah satu salon kecantikan di daerah Sampangan tersebut mengadukan AW, yang tak lain adalah suaminya sendiri atas dugaan melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Saat melapor seorang diri, perempuan muda tersebut terlihat mengalami luka lebam di bagian mata sebelah kanan akibat dianiaya suaminya.

”Tadi saya masih di salon, nyuci rambut pelanggan. Saya ditelepon disuruh ngambilkan pakaian anak, tapi saya masih sibuk. Tiba-tiba dia (AW) datang ke salon sambil marah-marah lalu memukuli saya,” katanya usai mengadu di SPKT Polrestabes Semarang.

ML mengaku sudah membina rumah tangga dengan AW selama 2 tahun. Namun setelah berjalan satu tahun, ia kerap berselisih dengan suaminya yang sudah membuahkan satu orang anak. ”Memang saya sering bertengkar dengan suami. Ya, persoalan rumah tangga juga,” akunya.

Dikatakan, penganiayaan yang dialaminya tidak hanya sekali saja. Setidaknya sudah empat kali selama satu tahun berumah tangga, dirinya dianiaya AW. Karena sudah tidak tahan, akhirnya ia mengadukan perbuatan suaminya tersebut ke polisi. (mha/aro/ce1)