PEKALONGAN-Rusman, 43, warga Desa Pinggir, Jalan Rokan Timber, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, ditangkap anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Pekalongan Kota, kemarin (13/5). Pria tersebut ditangkap di sekitar Pasar Keritang, Indragiri Hilir, Provinsi Riau.

Sebelumnya, Rusman telah masuk dalam daftar buronan polisi, karena diduga telah menggelapkan 869 dus ikan teri kering asal Kota Pekalongan yang diangkut dengan sebuah truk, Sabtu 16 April 2016. Adapun TKP berada di sebuah gudang ikan di Gang Cemara, Panjang Wetan, Pekalongan Utara. Kerja keras jajaran Satreskrim Polres Pekalongan, akhirnya membuahkan hasil untuk membekuk tersangka, meski harus melakukan pengejaran hingga ke Riau.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kasatreskrim AKP Supadi, Selasa (17/5) kemarin, menjelaskan bahwa pencarian dan penangkapan tersangka sebelumnya didasarkan atas laporan korban, yakni Eddy Susanto, 48, warga Jalan WR Supratman Nomor 107 Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, pada 28 April silam.

Kepada polisi, korban melaporkan bahwa semula pada hari Sabtu, 16 April 2016 pukul 19.30, dirinya mengirim ikan teri kering sebanyak 869 dus ke pemesannya di Palembang, Jambi, dan Tanjung Balai Asahan Provinsi Sumatra Utara.

Perinciannya, dikirim ke Palembang sebanyak 383 dus dengan berat 3.068 kilogram (kg) dengan harga Rp 92 juta, ke Jambi sebanyak 301 dus dengan berat 2.408 kg dengan harga Rp 72 juta, dan ke Tanjung Balai Asahan sebanyak 185 dus seberat 1.501 kg dengan harga Rp 22,5 juta.