BJL 2000 Antisipasi Kecepatan Tim Timur

227

SEMARANG – Setelah memastikan diri melaju ke empat besar Pro Futsal League (PFL) 2016, tim BJL 2000 Cosmo Semarang terus mempersiapkan diri mengejar sejarah menjadi tim promosi pertama yang menyabet gelar juara kompetisi futsal kasta tertinggi itu. Saat ini, BJL 2000 juga masih menunggu calon lawan mereka di final four mengingat laga penyisihan terakhir Wilayah Timur baru akan digelar 21-22 Mei. Saat ini baru Vamos Mataram yang sudah memastikan satu tiket dari wilayah timur.

Torehan 28 poin Vamos di puncak klasemen sudah tak terkejar para pesaing. Sedangkan satu tiket lagi masih akan diperebutkan oleh dua tim, yakni Black Steel Manokwari dengan 20 poin, IPC Pelindo Jakarta dengan 19 poin.

PFL Wilayah Timur akan menjalani seri terakhir di GOR POPKI, Jakarta, 21-22 Mei mendatang. Di seri pamungkas, Black Steel akan bentrok dengan IPC Pelindo, pada Sabtu (21/5). Di hari berikutnya, IPC Pelindo menghadapi Pinky Boys, sedangkan Black Steel melawan WPK MBU. “Yang jelas tim-tim dari Wilayah Timur punya karakter kuat dan cepat. Karena itu, siapapun yang lolos ke final four merupakan tim bagus. Kami tidak ingin berandai-andai dulu dan ingin fokus pada persiapan tim dan membenahi kekurangan yang ada,” kata Manajer BJL 2000 Suyatno.

BJL 2000 Cosmo memastikan tiket final four PFL 2016, setelah menjadi juara wilayah barat. Tim besutan Wahyu Kocoy mengumpulkan 29 poin. Sementara Biangbola Kaltim lolos dengan status runner-up Wilayah Barat dengan torehan 26 poin.

Sementara Final four sendiri akan berlangsung di Yogyakarta, 4-5 Juni mendatang. BJL 2000 Cosmo akan berjumpa dengan runner-up wilayah timur, antara Black Steel Manokwari dengan IPC Pelindo Jakarta. Sementara Biangbola Kaltim yang lolos sebagai runner-up Wilayah Barat berhadapan dengan Vamos Mataram. ”Black Stell dan IPC Pelindo merupakan tim yang sangat baik. Mereka punya materi pemain yang merata dan kekompakan tim yang solid. Karena itu, kami harus waspada menghadapi salah satunya. Mudah-mudahan kami bisa melaju hingga ke final,” pungkas Suyatno. (bas/smu)

Silakan beri komentar.