KERJA SAMA: Rektor Udinus Rektor Udinus, Dr Ir Edi Noersasongko MKom dan Managing Director of Nanjing Chichen Medical Technology Dr Hector Sanchez Lopez saat meneken MoU, kemarin. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KERJA SAMA: Rektor Udinus Rektor Udinus, Dr Ir Edi Noersasongko MKom dan Managing Director of Nanjing Chichen Medical Technology Dr Hector Sanchez Lopez saat meneken MoU, kemarin. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KERJA SAMA: Rektor Udinus Rektor Udinus, Dr Ir Edi Noersasongko MKom dan Managing Director of Nanjing Chichen Medical Technology Dr Hector Sanchez Lopez saat meneken MoU, kemarin. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KERJA SAMA: Rektor Udinus Rektor Udinus, Dr Ir Edi Noersasongko MKom dan Managing Director of Nanjing Chichen Medical Technology Dr Hector Sanchez Lopez saat meneken MoU, kemarin. (ABDUL MUGHIS/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) kembali membuka Program Studi (Prodi) terbaru. Pada tahun ajaran 2016/2017 ini, sedikitnya dibuka enam prodi baru yang diharapkan mampu menangkap peluang dan tantangan industri di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), yakni tiga prodi sarjana dan tiga prodi sarjana terapan. Dua di antara keenam prodi tersebut, yakni Prodi Kesehatan Lingkungan (S-1) dan Teknik Biomedis (S-1) telah diresmikan, Senin (16/5) kemarin.

Prodi unggulan dengan disiplin ilmu yang terbilang unik dan langka tersebut nantinya bisa menjadi pilihan bagi para calon mahasiswa baru. Prodi Kesehatan Lingkungan dan Teknik Biomedis sendiri sejauh ini masih merupakan program studi yang terbilang langka. Sebab, di Indonesia ada 2.640 rumah sakit, tetapi hanya ada lima perguruan tinggi yang memiliki prodi ini.

”Tentu kami membuka prodi baru tidak sekadar membuka. Akan tetapi telah melalui proses penelitian, pengamatan, dan kerja sama dengan berbagai pihak. Sejauh ini, baru ada lima perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki program ini,” kata Rektor Udinus, Dr Ir Edi Noersasongko MKom ditemui Jawa Pos Radar Semarang usai acara launching Program Studi Kesehatan Lingkungan dan Teknik Biomedis di Ballroom Poncowati Patra Jasa Convention Hotel Semarang, kemarin.

Dijelaskannya, hal itu menunjukkan bahwa Prodi Kesehatan Lingkungan dan Teknik Biomedis yang bernaung di bawah Fakultas Kesehatan dan Fakultas Teknik ini sangat dibutuhkan masyarakat. Selain dua prodi itu, ada empat prodi baru lain yang menjadi unggulan. Di antaranya, Ekonomi Syariah, Manajemen Perhotelan, Animasi, serta Film dan Televisi.