25.7 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Tradisikan Pentas Wayang Kulit

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

SERAHKAN WAYANG : Bupati Demak HM Natsir didampingi Wabup Joko Sutanto dan Nur Wahid dari Partai Golkar menyerahkan wayang kepada Dalang Ki Pujiono dalam pentas kemarin malam. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SERAHKAN WAYANG : Bupati Demak HM Natsir didampingi Wabup Joko Sutanto dan Nur Wahid dari Partai Golkar menyerahkan wayang kepada Dalang Ki Pujiono dalam pentas kemarin malam. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Pentas wayang kulit di kediaman fungsionaris Partai Golkar Nur Wahid kemarin malam (14/5) berlangsung meriah. Berbagai tokoh penting hadir dalam gelaran tasyakuran Pilkada tersebut. Yaitu, Bupati HM Natsir, Wabup Joko Sutanto, tokoh pengusaha jasa konstruksi H Noer Halim, dan sejumlah pejabat Pemkab Demak.

Nur Wahid penggagas pentas wayang kulit tersebut mengatakan, wayang kulit merupakan alat dakwah Sunan Kalijaga ketika itu. Karenanya, harus ditradisikan untuk nguri-uri budaya Jawa tersebut. “Wayang ini menjadi media dakwah yang cukup strategis yang dimainkan Walisongo, utamanya Sunan Kalijaga,” katanya.

Karena itu, dia berharap di bawah kepemimpinan Bupati HM Natsir itu, dakwah dapat dilakukan lewat pentas wayang tersebut atau melalui berbagai forum atau pagelaran budaya lainnya.

“Pentas seperti ini dapat dilakukan tiap bulan sekali dengan menggandeng para tokoh seniman lokal. Ini sekaligus memberdayakan mereka. Jika perlu, kita kembangkan dengan sekolah-sekolah dalang di Demak ini,” ujar dia.

Ki Dalang Pujiono menambahkan, pentas wayang dengan lakon Semar Mbangun Gedong Kencono tersebut dimaksudkan untuk memberikan pengertian bahwa mambangun manusia seutuhnya sangat penting dilakukan. “Membangun jiwa agar tercipta kinerja yang baik. Jangan sampai ada gesekan-gesekan. Dengan demikian, akan muncul kinerja yang sehat untuk kesejahteraan masyarakat Demak,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati HM Natsir mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Kota Wali. “Bersama Pak Joko Sutanto (Wabup) mari kita bangun Demak tercinta dengan program-program yang ada,” katanya. (hib/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -