PIH Ungaran Dibiarkan Mangkrak

473
PEMBOROSAN ANGGARAN : Kondisi PIH Kabupaten Semarang yang saat ini tidak difungsikan, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMBOROSAN ANGGARAN : Kondisi PIH Kabupaten Semarang yang saat ini tidak difungsikan, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMBOROSAN ANGGARAN : Kondisi PIH Kabupaten Semarang yang saat ini tidak difungsikan, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMBOROSAN ANGGARAN : Kondisi PIH Kabupaten Semarang yang saat ini tidak difungsikan, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN-Pasar Ikan Higienis (PIH) Kabupaten Semarang masih mangkrak. Beberapa atap eternit sudah mulai rusak, bahkan papan nama PIH juga sudah menghilang entah kemana. Beberapa kardus bekas hanya dibiarkan menumpuk di bagian dalam gedung. Pasar yang berada di Jalan Erlangga-Langensari Ungaran tersebut dari luar kondisinya juga sangat kusam.

Warga setempat, Johari mengatakan sebelumnya PIH juga pernah difungsikan untuk produksi ikan asap. Namun, tanpa sebab yang jelas aktivitas produksi dihentikan. “Hingga kini memang tidak pernah digunakan lagi,” kata Johari, Senin (16/5) kemarin.

Rumput ilalang juga tampak tumbuh bebas di area gedung. Corat-coret vandalism juga tampak menghiasi beberapa sisi gedung. Warga lain, Muntoha mengatakan hingga kini belum ada pihak pemerintah memanfaatkan gedung PIH tersebut. “Malah jadi menyeramkan kalau malam, karena gedung tersebut minim penerangan,” katanya. Meski begitu, beberapa pemuda setempat malah memanfaatkan gedung tersebut untuk kongkow pada sore hari.

Sementara itu, ‎anggota Komisi B DPRD Kabupaten Semarang, The Hok Hiong mengatakan jika gedung tersebut tidak difungsikan, lebih baik dirobohkan. Dirinya sejak awal sudah mengkritisi letak dan fungsi gedung tersebut. “Yang menjadi aneh kan Kabupaten Semarang tidak memiliki laut, lantas fungsinya PIH untuk apa,” kata anggota dewan dari Fraksi PDIP itu.