25.3 C
Semarang
Jumat, 13 Desember 2019

Hasil Honor Menulis buat Biaya Kuliah

Zahratul Wahdati, Mahasiswi Upgris yang Jadi Penulis Muda

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

HOBI MENULIS: Zahratul Wahdati dan buku kumpulan cerita pendek karyanya. (ISTIMEWA)
HOBI MENULIS: Zahratul Wahdati dan buku kumpulan cerita pendek karyanya. (ISTIMEWA)

Bagi Zahratul Wahdati, menulis adalah hobi yang sangat menyenangkan. Bahkan bagi dia, menulis merupakan sebuah kebutuhan. Seperti apa?

EKO WAHYU BUDIYANTO

NAMA Zahratul Wahdati mungkin belum terlalu familier bagi para penyuka buku. Penulis yang memiliki panggilan akrab Zahra ini memang terhitung baru di dunia tulis-menulis. Zahra sendiri masih berstatus mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universtas PGRI Semarang (Upgris).

Meski berstatus penulis muda, karya tulisannya sudah banyak tersebar di berbagai media, baik cetak maupun online. Gadis kelahiran Pemalang, 27 Desember 1994 ini juga sudah menulis buku kumpulan cerita pendek berjudul Layung.

Putri pertama dari dua bersaudara pasangan almarhum Mudakir dan Tasripah ini mengaku memiliki kegemaran menulis sejak masih duduk di bangku SMP kelas IX. Menulis dijadikannya sebuah pelampiasan ketika ia merindukan sang ayah yang telah tiada. Kebetulan ayahnya meninggal saat Zahra masih duduk di bangku SMP.

Kegemaran menulis berlanjut hingga duduk di bangku SMA. Meski belum serius benar, namun kemampuannya semakin terasah. Ia mulai serius menekuni dunia tulis-menulis sejak 2013. Pada tahun pertama itulah, egonya masih sangat tampak. Terutama dengan ketidaksukaannya kalau karya yang sudah dihasilkannya menuai kritik.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi' saja sudah sangat ekstrem. Apalagi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -