Event ini diikuti finalis IDEA tingkat kota dan kabupaten se-Indonesia. Untuk kategori pemerintahan, terpilih 10 finalis kategori kota, di antaranya Surabaya, Bandung, Makassar, Bogor, Jogja, dan Tangerang. Sedangkan 10 finalis kategori kabupaten antara lain Kabupaten Sragen, Sleman, Bojonegoro, Banyuwangi dan Maros.

Menurut pimpinan Mark Plus, Hermawan Kertajaya, event IDEA 2016 merupakan wajah baru dari Indonesia Digital Society Award (IDSA) yang sudah dilaksanakan sejak 2013. Adapun kriteria penjurian diperoleh dari penilaian masyarakat berdasarkan tiga aspek, yakni kesadaran, pemanfaatan, serta kepuasan masyarakat terhadap berbagai program digital Kota Semarang. ”Selain pemerintahan, dua kategori lain yang juga dinilai adalah pelaku usaha dan masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, event ini diadakan dengan tujuan untuk mempercepat program-program yang mendorong berkembangnya ekonomi digital dalam menghadapi IDE 2020. Sehingga kesenjangan yang terjadi dalam digital society dapat diminimalkan hingga akhirnya menumbuhkan digital ecosystem yang sehat.

Kategori dalam IDEA 2016 di antaranya kota/kabupaten yang dinilai berhasil dalam penerapan teknologi informasi; perusahaan yang berhasil menerapkan teknologi informasi melalui jaringan internet sebagai keunggulan kompetitifnya, serta para tokoh digital yang dinilai berhasil dalam menggerakkan program untuk mengembangkan dan menyosialisasikan pemanfaatan internet. (zal/aro/ce1)