Kota Semarang Raih ”The Rising Star”

289
MEMBANGGAKAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima penghargaan The Rising Star Indonesia Digital Economy Award 2016 yang diserahkan Dwi Anggoro dari Kementerian Kominfo di Grand Atrium Mall, Kasablanka, Jakarta, Rabu (11/5). (PTR-PEM)
MEMBANGGAKAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima penghargaan The Rising Star Indonesia Digital Economy Award 2016 yang diserahkan Dwi Anggoro dari Kementerian Kominfo di Grand Atrium Mall, Kasablanka, Jakarta, Rabu (11/5). (PTR-PEM)
MEMBANGGAKAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima penghargaan The Rising Star Indonesia Digital Economy Award 2016 yang diserahkan Dwi Anggoro dari Kementerian Kominfo di Grand Atrium Mall, Kasablanka, Jakarta, Rabu (11/5). (PTR-PEM)
MEMBANGGAKAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima penghargaan The Rising Star Indonesia Digital Economy Award 2016 yang diserahkan Dwi Anggoro dari Kementerian Kominfo di Grand Atrium Mall, Kasablanka, Jakarta, Rabu (11/5). (PTR-PEM)

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meraih penghargaan The Rising Star dalam acara Indonesia Digital Economy Award (IDEA) 2016 yang diselenggarakan Mark Plus bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Grand Atrium Mall, Kasablanka, Jakarta, Rabu (11/5).

The Rising Star kategori pemerintah kota diraih Kota Semarang sedangkan untuk kategori pemerintah kabupaten diraih Kabupaten Bojonegoro. Acara ini dihadiri Menteri Kominfo, Rudiantara.

Penghargaan itu merupakan loncatan keberhasilan Pemkot Semarang dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan operasional pemerintahan. Profil digitalisasi Kota Semarang dipaparkan oleh Hendrar Prihadi di hadapan dewan juri yang terdiri atas Plt Dirjen Bangda Kemendagri Ir Diah Indrajati MSc; Presiden APTIKOM Prof Dr Ir Richardus Eko Indrajit MSc Mphil MA; Ketua Masyarakat Telematika Kristiono; Chairman Masyarakat Telematika Institute Ir Nonot Harsono MT; Dwi Anggoro SSos MEng dari Kementerian Kominfo, Taufik dari Deputy CEO Mark Plus.

Dikatakan, sistem terintegrasi mulai dari Sistem Informasi Manajemen (SIM) perencanaan, SIM keuangan, SIM monitoring dan evaluasi, SIM pelaporan online, juga portal tri bahasa (Indonesia, Inggris, Mandarin) menarik dewan juri mengingat pemilihan bahasa yang dinilai sangat tepat dalam memasuki persaingan global menghadapi International Economy Digital (IDE) 2020 yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Sejumlah tahapan telah dilalui oleh Kota Semarang sebelum akhirnya terpilih sebagai The Rising Star mengungguli kota-kota lainnya. Proses awal melalui angket potret digitalisasi dan survei online dilakukan terhadap seluruh lapisan masyarakat. Sebanyak 1.012 responden terlibat aktif dalam survei ini.