SALATIGA – Pelaksana Tugas Ketua DPD Partai Golkar Kota Salatiga Didik S membantah ada permasalahan di DPD Salatiga. Menurutnya, yang terjadi saat ini merupakan salah satu bentuk proses demokrasi di tubuh Partai Golkar.

Kepada wartawan Didik menandaskan jika pada prinsipnya ia hanya menjalankan perintah dari DPD Partai Golkar Jawa Tengah maupun DPP. Terkait dengan utusan DPD Partai Golkar Kota Salatiga yang berangkat mengikuti Munaslub Partai Golkar di Bali, hal itu telah sesuai dengan aturan yang ada, yaitu Plt Ketua dan Sekretaris yang menjadi utusannya.

“Terkait dengan nama utusan yang berangkat ke Munaslub Partai Golkar di Bali, sesuai dengan petunjuknya adalah Ketua dan Sekretaris. Namun, karena saya yang menjadi Plt Ketua maka saya sendiri yang menjadi utusannya dan Sekretaris Drs Suwatno,” kata Didik, Kamis (12/5).

Sementara itu, ontran – ontran masalah utusan untuk mengikuti Munaslub Partai Golkar di Bali dari DPD Partai Golkar Kota Salatiga terus berlanjut. Para pengurus DPD Partai DPD Golkar Kota Salatiga mempertanyakan keabsahan SK Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Salatiga yang diberikan kepada Didik S.