Dian Indri Hartani (DHINAR SASONGKO/RADAR KEDU)
Dian Indri Hartani (DHINAR SASONGKO/RADAR KEDU)
Dian Indri Hartani (DHINAR SASONGKO/RADAR KEDU)
Dian Indri Hartani (DHINAR SASONGKO/RADAR KEDU)

Sosok pendidik yang tidak kenal lelah terbaca dari diri Dian Indri Hartani, kepala SMA Muhammadiyah Plus Salatiga. Demi pendidikan anak, ia rela blusukan ke desa-desa agar tidak ada anak putus sekolah.

“Ada satu anak tidak mampu yang lulus SMP bekerja di rumah makan. Akhirnya saya datangi orang tuanya dan majikannya agar bisa terus sekolah,” jelas Dian menceritakan pengalamannya.

Perempuan kelahiran Banyumas, 24 September 1971 ini bahkan sempat dituding sebagai penjual anak karena mencari anak-anak kecil untuk dibawa sekolah. “Alhamdulillah, semua menjadikan diri semakin kuat,” tutur istri Joko Wahono, pegawai Bappeda Kota Salatiga.

Ia pun tetap rendah diri memimpin 174 anak. Bahkan 12 anak di antaranya menjadi anak asuh dan tinggal bersama keluarganya. (sas/ton)