Jelang Puasa Penjualan Rumah Menurun

654

SEMARANG – Jelang bulan puasa, penjualan rumah diperkirakan akan mengalami penurunan antara 10 – 15 persen. Penurunan ini diantisipasi dengan mengadakan pameran perumahan subsidi di bulan Juni mendatang.

Pengurus DPD REI Jateng Bidang Promosi, Kehumasan dan Publikasi, Juremi mengatakan, ada dua moment di mana penjualan rumah biasanya mengalami penurunan. Yaitu saat jelang bulan puasa dan lebaran serta saat memasuki musim ajaran baru.

Menurutnya, penurunan penjualan tersebut cukup wajar, mengingat keperluan para calon konsumen dialihkan untuk kebutuhan lain. Bagi calon konsumen menengah ke bawah memfokuskan dana untuk pulang kampung dan membeli kelengkapan berlebaran, sementara calon konsumen menengah ke atas mengalihkan dana mereka untuk memberikan tunjangan hari raya bagi para karyawannya. “Trennya, penjualan akan kembali pulih setelah sebulan atau dua bulan dari lebaran. Begitu juga dengan musim tahun ajaran baru anak sekolah, biasanya penjualan kembali pulih sebulan setelahnya,”ujar Juremi.

Di masa-masa tersebut, lanjutnya, sejumlah pengembang biasanya memberikan program-program khusus untuk menarik minat konsumen. Meski tidak terlalu banyak berdampak, namun program tersebut cukup efektif. “Salah satunya dengan menggandeng pihak perbankan. Bunga KPR rendah dan fix di atas 3 tahun yang ditawarkan dari perbankan terbilang cukup menarik,”ujarnya.

Selain itu, pada bulan Juni mendatang, pihaknya juga berencana menggelar pameran rumah subsidi. Setidaknya akan ada sebanyak 50 pengembang yang akan mengikuti pameran yang rencananya diadakan di Java Mal ini. “Walaupun transaksinya mungkin baru akan dilakukan sebulan ataupun dua bulan setelah Lebaran, namun moment jelang Lebaran tetap perlu kita manfaatkan untuk berpromosi,”imbuh Ketua Bidang Lingkungan DPD REI Jateng, Nur Widi Widjatmiko. (dna/smu)