HARGA BAGUS: Saat ini harga emas cukup tinggi, sehingga memengaruhi minat masyarakat untuk membeli emas sebagai investasi jangka panjang. Namun untuk penjualan emas perhiasan dalam skala kecil tidak begitu menurun signifikan. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARGA BAGUS: Saat ini harga emas cukup tinggi, sehingga memengaruhi minat masyarakat untuk membeli emas sebagai investasi jangka panjang. Namun untuk penjualan emas perhiasan dalam skala kecil tidak begitu menurun signifikan. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARGA BAGUS: Saat ini harga emas cukup tinggi, sehingga memengaruhi minat masyarakat untuk membeli emas sebagai investasi jangka panjang. Namun untuk penjualan emas perhiasan dalam skala kecil tidak begitu menurun signifikan. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HARGA BAGUS: Saat ini harga emas cukup tinggi, sehingga memengaruhi minat masyarakat untuk membeli emas sebagai investasi jangka panjang. Namun untuk penjualan emas perhiasan dalam skala kecil tidak begitu menurun signifikan. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Setelah belakangan cenderung tidak stabil, harga emas saat ini cukup membaik. Artinya, harga emas sejak awal bulan Mei 2016 lalu sudah tinggi. Namun demikian, secara kualitatif, pembeli tidak terpengaruh atas naiknya harga emas.

“Harga cukup bagus. Sejak awal Mei, harga sudah tinggi. Saat ini berada di kisaran 1.270 US Dollar, minggu ini lebih bagus dibandingkan minggu lalu,” kata Marketing Representatif PT Aneka Tambang (ANTAM) Persero cabang Semarang, Amir Kusmana, kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Kenaikan harga tersebut memengaruhi minat masyarakat untuk membeli emas sebagai investasi jangka panjang. “Jelas berpengaruh terhadap daya beli. Jika mahal, orang akan menyimpan uangnya terlebih dulu, dia tahan dulu. Tapi bagi yang belum tahu, ya tetap beli,” katanya.

Kondisi saat ini, kata dia, masyarakat Semarang dan sekitarnya secara umum lebih suka membeli emas kecil, yakni dalam kisaran 5 hingga 25 gram. Artinya, pasar emas di Semarang lebih ke individu atau perorangan. Sedangkan untuk corporate masih minim. “Kebanyakan pembeli emas kecil, sedangkan untuk pembeli emas batangan sedikit. Ya memang ada, pembeli emas batangan biasanya dari kalangan pengusaha untuk investasi jangka panjang,” jelas Amir.