PARAH: Motor korban yang diamankan oleh pihak Satlantas Polres Semarang, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PARAH: Motor korban yang diamankan oleh pihak Satlantas Polres Semarang, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PARAH: Motor korban yang diamankan oleh pihak Satlantas Polres Semarang, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PARAH: Motor korban yang diamankan oleh pihak Satlantas Polres Semarang, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Gara-gara mengantuk saat berkendara, Hemas Opi Gawinta, 20, warga Lingkungan Gempol Kidul RT 1 RW 7 Nungkulan, Kecamatan Girimarto, Wonogiri meninggal dunia. Hemas menabrak pembatas jalan di depan kantor Kecamatan Tuntang atau Jl Raya Salatiga km 5, Selasa (10/5).

Peristiwa ini terjadi saat kondisi lalu lintas di jalan Salatiga – Tuntang dalam kondisi lengang. Sepertinya kondisi tersebut membuat Hemas justru mengantuk saat berkendara.

Hemas saat itu mengendarai Honda Scoopy bernopol AD 6730 HI dari arah Salatiga ke Bawen. Sesampai di sekitaran Kantor Kecamatan Tuntang, tiba-tiba motor yang dikendarai Hemas menabrak beton pembatas jalan.

Salah seorang saksi mata, Gustin Sofiludin, 20, mengatakan kejadian berlangsung sangat cepat. Selain itu, kendaraan yang dikemudikan oleh Hemas melaju dengan kecepatan tinggi.