Ajak Sekolah Peduli Lingkungan

351
Para siswa SMP Yoannes XXIII membersihkan saluran air sepanjang kompleks YPAK Semarang. (M. Zaenuri/ Jawa Pos Radar Semarang)
Para siswa SMP Yoannes XXIII membersihkan saluran air sepanjang kompleks YPAK Semarang. (M. Zaenuri/ Jawa Pos Radar Semarang)
Para siswa SMP Yoannes XXIII membersihkan saluran air sepanjang kompleks YPAK Semarang. (M. Zaenuri/ Jawa Pos Radar Semarang)
Para siswa SMP Yoannes XXIII membersihkan saluran air sepanjang kompleks YPAK Semarang. (M. Zaenuri/ Jawa Pos Radar Semarang)

PRIHATIN dengan kondisi masyarakat yang kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan, sekaligus melaksanakan imbauan Pemkot Semarang untuk ikut serta menciptakan kebersihan di lingkungan sekitar, Yayasan Panti Asuhan Katolik (YPAK) Semarang mengajak semua unit pendidikan di bawah naungan untuk peduli lingkungan.

Yaitu SD Aloysius, SMP Yoannes XXIII, SMA Sint Louis, SMK IPT Karang Panas, Poliklinik Soegiyopranoto serta Panti Samadi Ret-Ret. Mereka diajak kerja bakti bersama bertajuk ”Ikut Merawat Bumi” di sekitar Kompleks YPAK belum lama ini.

Kegiatan ini sebagai salah satu perwujudan aksi pada masa pra paskah 2016 sekaligus bertepatan dengan Tri Hari Suci umat Katolik. Tidak hanya berhenti sampai di sini, dari hal tersebut, muncul suatu gagasan cemerlang dari Ketua Pelaksana Harian YPAK, Veronica Tri Hartini, untuk mewujudkan semua unit pendidikan di bawah naungan YPAK sebagai sekolah berbasis lingkungan atau sekolah adiwiyata.

Selaku pimpinan, hampir di setiap kesempatan, Veronica selalu mengajak staf yayasan dan kepala sekolah untuk menggodok gagasan tersebut. Sehingga dalam hitungan tahun, tidak lama lagi semua unit pendidikan akan menjadi sekolah adiwiyata.

Pagi itu, para siswa tampak bersemangat dengan membawa alat-alat kebersihan yang sudah mereka bawa masing-masing. Dengan mengenakan pakaian olahraga mereka siap untuk membersikan lingkungan sekolah. Ada yang tampak membersihkan saluran air di sepanjang Jalan Dr Wahidin tepatnya di depan kompleks YPAK. Ada juga yang mencabut tanaman liar di sekitar halaman sekolah. Selain itu juga mencabut paku-paku yang menancap di pohon-pohon.

Veronica Tri Hartini mengatakan, kegiatan kerja bakti sementara ini masih dilaksanakan di sekitar kampus YPAK. Namun, ke depannya, tidak menutup kemungkinan akan mengagendakan kegiatan serupa di luar kampus, dengan melibatkan para orang tua siswa, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. (zen/sct/ric/ce1)