Tinggi, Kematian Akibat DBD

164

SEMARANG – Angka kematian pada kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pada triwulan I di 2016 ternyata masih cukup tinggi dibandingkan periode sama tahun lalu. Padahal kasus DBD di Kota Semarang pada tahun ini mengalami penurunan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kota Semarang dr Mada Gautama mengatakan jika dari data yang ada pada 2015, angka DBD di Kota Semarang mencapai 1.152 kasus. Sedangkan pada tahun ini jumlahnya sekitar 1.007 kasus. ”Jumlah pasien yang dirawat pada Januari 149 orang, meningkat pada Februari dan Maret yakni 230 orang dan 389 orang,” katanya.

Sementara pada April tercatat ada kasus sekitar 238 orang, untuk awal Mei hanya ada satu kasus. Namun pasien DBD yang tidak dapat tertolong mencapai 18 orang. ”Pasien yang meninggal dunia bisa disebut tinggi. Angka ini dibandingkan data tahun 2015 mulai Januari- Desember mencapai 21 orang,” jelasnya.

Faktor tingginya kematian pasien lanjutnya, adalah keterlambatan penanganan gejala awal DBD untuk dibawa ke rumah sakit. Gejala awal pasien yang terkena DBD sendiri lebih dari 3 hari. Sayangnya masyarakat kurang tanggap karena gejala DBD hampir sama dengan penyakit biasa. ”Kalau sudah demam tinggi selama tiga hari, baiknya dibawa ke RS untuk penanganan dan diagnosis, sehingga mengurangi risiko penyakit dan pendarahan yang lebih parah,” tuturnya.

Menurut dirinya, puncak kasus DBD pada Maret lalu. Meski begitu masyarakat diminta untuk waspada dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan melalukan aktivitas 3 M (menimbun, mengubur dan menutup), tujuannya agar nyamuk tidak berkembang biak. ”Nyamuk mudah berkembang biak pada media yang berisi air seperti kaleng bekas, bak mandi, dan vas bunga,” ungkapnya.

Terpisah Kepala Humas Rumah Sakit Islam Sultan Agung, Sri Wahyuni menambahkan, Maret memang pasien DBD banyak dirawat. Sekitar 70 pasien rawat inap dan empat pasien rawat jalan. ”April lalu angkanya turun menjadi 28 pasien rawat jalan dan 41 orang rawat inap,” tambahnya. Menurut dirinya pola hidup sehat bisa dijadikan sarana untuk mencegah nyamuk demam berdarah berkembang biak dan menggigit anggota keluarga. (den/ric/ce1)