Minta Gaji Sesuai UMK Rp 1,3 Juta

Guru Honorer Ngadu ke Dewan

377
AUDIENSI : Puluhan guru honorer K2 menemui wakil rakyat di gedung DPRD Brebes untuk menuntut kenaikan gaji sesuai UMK. (ISMAIL FUAD/RADAR BREBES/JPNN)
AUDIENSI : Puluhan guru honorer K2 menemui wakil rakyat di gedung DPRD Brebes untuk menuntut kenaikan gaji sesuai UMK. (ISMAIL FUAD/RADAR BREBES/JPNN)
AUDIENSI : Puluhan guru honorer K2 menemui wakil rakyat di gedung DPRD Brebes untuk menuntut kenaikan gaji sesuai UMK. (ISMAIL FUAD/RADAR BREBES/JPNN)
AUDIENSI : Puluhan guru honorer K2 menemui wakil rakyat di gedung DPRD Brebes untuk menuntut kenaikan gaji sesuai UMK. (ISMAIL FUAD/RADAR BREBES/JPNN)

BREBES- Guru honorer kategori dua (K2) Kabupaten Brebes mendesak Pemkab Brebes setempat untuk menyesuaikan gaji mereka sesuai dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebesar Rp 1,3 juta. Pasalnya, dengan beban kerja yang tinggi, pendapatan yang mereka tidak layak untuk memenuhi kebutuhan hidup saat ini.

Permintaan itu disampaikan puluhan guru K2 diadvokasi Dewan Pendidikan Kabupaten Brebes dengan pengurus PGRI setempat saat beraudiensi dengan Komisi I DPRD Brebes, Selasa (3/5) lalu. Perwakilan honorer K2 itu langsung ditemui Ketua Komisi I DPRD Hj Siti Mazkiyah bersama beberapa anggotannya serta perwakilan Komisi IV DPRD. Audiensi juga dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

“Pendapatan honorer K2 jauh dari layak, rata-rata hanya Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu perbulan, ini sudah tidak memenuhi standar hidup layak di Kabupaten Brebes. Sedangkan kebutuhan hidup semakin hari semakin tinggi, kami meminta ada perhatian nasib kami agar bisa disesuaikan dengan UMK di Brebes,” kata Mashudi, Koordinator Daerah (Korda) Forum Honorer K2 Kabupaten Brebes.

Tidak hanya soal penyesuaian pendapatan dengan UMK, mereka juga mendesak adanya jaminan kesehatan sosial dengan diikutkan pada program BPJS. Selain itu, para guru honorer K2 tersebut mendesak agar Pemkab ikut mendorong agar mereka segera diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil. “Tapi setidaknya yang prioritas adalah pendapatan kami agar lebih layak lagi untuk menafkahi keluarga,” tuturnya.