KASIH IBU: Indah Pennywati selalu setia mendampingi putranya, Rio Haryanto, setiap kali tampil di ajang balapan F1. (ISTIMEWA)
KASIH IBU: Indah Pennywati selalu setia mendampingi putranya, Rio Haryanto, setiap kali tampil di ajang balapan F1. (ISTIMEWA)
KASIH IBU: Indah Pennywati selalu setia mendampingi putranya, Rio Haryanto, setiap kali tampil di ajang balapan F1. (ISTIMEWA)
KASIH IBU: Indah Pennywati selalu setia mendampingi putranya, Rio Haryanto, setiap kali tampil di ajang balapan F1. (ISTIMEWA)

Pembalap Formula 1 (F1) asal Solo, Rio Haryanto, terancam didepak dari timnya, karena tidak bisa membayar Rp 150 miliar ke Manor Racing Team. Kemarin, Ibunda Rio, Indah Pennywati pun nekat mendatangi Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk meminta bantuan. Seperti apa?

AJIE MAHENDRA

INDAH Pennywati nekat datang ke ruang kerja Gubernur Jateng, Rabu (4/5). Dia curhat kepada Ganjar Pranowo mengenai kendala pembiayaan Rio yang kurang Rp 150 miliar. Total keseluruhan balapan di F1 sampai November 2016 ada 20 race. Dana yang sudah disetorkan sekarang hanya mampu menutup hingga 10 race. Manor Racing Team memberi tenggat hingga akhir Mei ini, Rp 150 miliar itu harus dilunasi. Jika tidak, debut Rio di F1 terpaksa harus berakhir.

”Malaysia melalui Petronas berinvestasi luar biasa di F1. Kami inginnya Rio juga bisa jadi icon nasional karena F1 adalah event internasional,” kata Indah.

Indah menjelaskan, keluarga Rio sudah keliling ke sejumlah pihak. Di antaranya, menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Pemuda dan Olahraga, Menteri BUMN, dan pihak lain. BUMN melalui Pertamina baru membantu sebesar 5 juta Euro, sedangkan Kemenpora yang sebelumnya juga ingin membantu ternyata terkendala administrasi di Kementerian Keuangan. Sedangkan sejumlah perusahaan besar di Jateng juga belum bersedia membantu.