SUSURI WADUK: Tim Basarnas Semarang saat mencari korban Tukijan yang tenggelam di Waduk Jatibarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUSURI WADUK: Tim Basarnas Semarang saat mencari korban Tukijan yang tenggelam di Waduk Jatibarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUSURI WADUK: Tim Basarnas Semarang saat mencari korban Tukijan yang tenggelam di Waduk Jatibarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SUSURI WADUK: Tim Basarnas Semarang saat mencari korban Tukijan yang tenggelam di Waduk Jatibarang. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Nasib nahas menimpa lima pemancing di kawasan Waduk Jatibarang, Gunungpati, Semarang. Di tengah asyik memancing, perahu yang ditumpangi lima orang tersebut diduga bocor dan tenggelam. Empat orang berhasil selamat setelah berenang ke tepian, sedangkan seorang lainnya masih belum ditemukan. Musibah perahu tenggelam tersebut terjadi Senin (2/5) malam sekitar pukul 20.00.

Kelima korban adalah Suheran, 53; Ngariyanto, 30; Setiadi Angga Pratama, 30, Dul Wahid, 32, dan Tukijan, 35. Mereka semua warga Siwarak, Kelurahan Kandri, Gunungpati. Empat korban berhasil selamat, sedangkan Tukijan hingga Selasa (3/5) kemarin masih dalam pencarian Tim Basarnas Semarang.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang menyebutkan, peristiwa tersebut bermula saat lima orang pemancing tersebut datang ke lokasi Waduk Jatibarang, Senin (2/5) sekitar pukul 18.00. Menggunakan satu perahu berukuran panjang sekitar 2,5 meter, kelimanya menuju ke tengah waduk untuk memancing.

Namun baru berjalan sekitar 30 meter, tiba-tiba perahu mengalami kebocoran. Akibatnya, semua penumpang panik hingga perahu oleng dan terbalik. ”Setelah perahu itu oleng dan terbalik, mereka langsung nyemplung. Empat orang selamat, karena bisa berenang menuju ketepian. Hanya Pak Tukijan yang tidak bisa berenang hingga akhirnya tenggelam,” ungkap Suwarni, rekan Tukijan, kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Sebelum tenggelam, kata dia, Tukijan sempat berusaha menyelamatkan diri dengan memegang tangan Angga. Namun usaha Tukijan tidak berhasil lantaran tangannya terlepas. Ia pun tenggelam di waduk berkedalaman sekitar 15 meter itu.