Deklarasi Perangi Narkoba Ditandai Tes Urine 121 Pegawai

323
MENDADAK: Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang, saat menggelar tes urine terhadap 121 petugas lapas di ruang Dharma Wanita lapas tersebut, pagi kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENDADAK: Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang, saat menggelar tes urine terhadap 121 petugas lapas di ruang Dharma Wanita lapas tersebut, pagi kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENDADAK: Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang, saat menggelar tes urine terhadap 121 petugas lapas di ruang Dharma Wanita lapas tersebut, pagi kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENDADAK: Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang, saat menggelar tes urine terhadap 121 petugas lapas di ruang Dharma Wanita lapas tersebut, pagi kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas 1A Kedungpane Semarang menyatakan siap dan serius berperang melawan narkoba. Pernyataan sikap lapas terbesar di Jawa Tengah tersebut ditandai dengan deklarasi melalui penandatanganan antinarkoba oleh seluruh pegawai yang ada.

Tak hanya itu, sebelum deklarasi, sebanyak 121 pegawai Lapas Semarang terlebih dahulu menjalani tes urine yang dilakukan tim kesehatan serta tim perawatan Kanwil Kemenkum dan HAM Jateng di ruang Dharma Wanita. Pemeriksaan urine yang tak direncanakan tersebut sempat membuat para pegawai yang hadir terkejut. Namun demikian hasilnya sangat memuaskan karena semua pegawai ternyata negatif narkoba dari tes yang dilaksanakan usai apel tersebut.

Kepala Lapas Semarang, Dedi Handoko mengatakan, pernyataan sikap tersebut menanggapi diterbitkannya instruksi Presiden RI Joko Widodo dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum dan HAM) RI, Yosana Laoly, di mana lapas diminta ikut berperan aktif dalam memerangi narkoba. ”Diharapkan dengan penandatanganan deklarasi ini mampu menjadi komitmen yang nyata, serta semakin memahami apa yang menjadi tugas dan risikonya terlebih sebagai petugas di Lapas Semarang,” kata Kalapas, usai acara, Selasa (3/5).