MELEMPEM: Persiku (kiri) dan tim PON Jateng (kanan) saat tampil dalam laga eksebisi Linus di Stadion Wergu Wetan Kudus kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS/JPG)
MELEMPEM: Persiku (kiri) dan tim PON Jateng (kanan) saat tampil dalam laga eksebisi Linus di Stadion Wergu Wetan Kudus kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS/JPG)
MELEMPEM: Persiku (kiri) dan tim PON Jateng (kanan) saat tampil dalam laga eksebisi Linus di Stadion Wergu Wetan Kudus kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS/JPG)
MELEMPEM: Persiku (kiri) dan tim PON Jateng (kanan) saat tampil dalam laga eksebisi Linus di Stadion Wergu Wetan Kudus kemarin. (DONNY SETYAWAN/RADAR KUDUS/JPG)

KUDUS – Persiku memenangi laga melawan tim PON Jawa Tengah di Stadion Wergu Wetan Kudus kemarin, dalam laga eksebisi Liga Nusantara. Macan Muria unggul tipis 1-0 atas tim asuhan Anjar Jambore Widodo.

Gol semata wayang tim Kota Kretek dicetak oleh Asprilla Prima Aji pada menit ke-20. Gol itu cukup mengejutkan pemain PON Jateng karena berasal dari serangan balik. Tim PON Jateng berupaya membalas dan memiliki banyak peluang. Namun upaya tim PON Jateng tak membuahkan hasil hingga laga usai.

Pelatih PON Jateng, Anjar Jambore Widodo, mengatakan, hampir seluruh pemain pilarnya tak bisa memperkuat timnya lantara membela klub asal masing-masing di ISC A, B serta Linus sendiri, sehingga kekuatan tim berkurang drastis. Seperti pemain PSIR Rembang, Zainal Arifin ’’Cheng”, dan pemain Persipa Pati, Aldo Kurniawan. Selain itu ada Ahmad Agung yang membela PSIS Semarang, Septian David Maulana yang saat ini membela Mitra Kukar, Haudi Abdillah di PSCS Cilacap, dan penjaga gawang Awan Setho di Persip Pekalongan. Kemudian dua pemain lagi membela Persiku, yakni Solikul Islam dan Adit Wafa.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Anjar mengatakan pihaknya akan meminjam lima pemain PPLP Jateng. “Pada laga melawan Persikaba Blora (4/5) nanti lima pemain PPLP akan kami mainkan,” jelasnya. “Permainan kami lebih baik dari pertandingan sebelumnya saat melawan Persik Kendal. Hanya, masih ada kekurangan yang harus dibenahi,” pungkasnya. (ham/aji/jpg/smu)