LUMPUH: Ana Amelia saat dirawat di RS Ketileng Kota Semarang, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUMPUH: Ana Amelia saat dirawat di RS Ketileng Kota Semarang, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUMPUH: Ana Amelia saat dirawat di RS Ketileng Kota Semarang, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LUMPUH: Ana Amelia saat dirawat di RS Ketileng Kota Semarang, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Tepat di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Ana Amelia, 9, dibawa ke RSUD Kota Semarang (RS Ketileng). Ia harus menjalani perawatan tim medis setelah mengalami kelumpuhan. Ana adalah korban perbuatan iseng teman sekolahnya. Seperti apa?

NUR WAHIDI

ANA Amelia tercatat sebagai siswi kelas 3 SD Mangkang Wetan 2, Tugu, Semarang. Warga Kampung Gotong Royong RT 01 RW 03, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu ini mengalami kelumpuhan akibat ulah iseng teman sekelasnya. Kejadian nahas itu berawal pada Kamis (31/3) lalu. Saat itu, Amelia sedang bermain bersama kelima temannya. Mereka saling bercanda dan sesekali saling mengejek di dalam kelasnya.

Petaka terjadi saat Amelia yang hendak duduk tiba-tiba terjatuh dengan posisi duduk, kepala menghantam lantai lantaran kursi ditarik oleh ketiga temannya. Selang sehari, Amelia masih dalam keadaan normal. Tetapi saat menginjak hari kedua ia mulai merasakan perubahan. Puncaknya, pada hari keempat pasca terjatuh, segalanya berubah. Tubuhnya mulai melemah, rasa pusing mendera hingga tubuh bagian kanan tak mampu lagi untuk digerakan. ”Awalnya masih biasa. Masih bisa main dan sekolah, tetapi dua hari kemudian dia mulai sakit sampai seperti ini,” jelas Indah Cahyani, ibunda Amelia kepada wartawan.

Amelia sempat dibawa ke dokter dan dilarikan ke rumah sakit. Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Amelia menderita lumpuh lantaran terjatuh tepat di tulang belakang dan kepala bagian belakang.