LENGKET: Duel antara striker PSIS Hari Nur Yulianto dan bek Persipur yang juga eks bintang PSIS Heri Susilo pada laga pertama Minggi (1/5) lalu di Purwodadi. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LENGKET: Duel antara striker PSIS Hari Nur Yulianto dan bek Persipur yang juga eks bintang PSIS Heri Susilo pada laga pertama Minggi (1/5) lalu di Purwodadi. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LENGKET: Duel antara striker PSIS Hari Nur Yulianto dan bek Persipur yang juga eks bintang PSIS Heri Susilo pada laga pertama Minggi (1/5) lalu di Purwodadi. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LENGKET: Duel antara striker PSIS Hari Nur Yulianto dan bek Persipur yang juga eks bintang PSIS Heri Susilo pada laga pertama Minggi (1/5) lalu di Purwodadi. (BASKORO S/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Hanya meraih hasil imbang 0-0 atas Persipur di laga perdana, PSIS mulai menatap laga kedua mereka di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Selanjutnya PSIS akan menjamu Persibat Batang 15 Mei 2016.

Sejumlah kekurangan langsung dievaluasi oleh head coach Eko Riyadi di masa recovery yang cukup panjang ini. Pelatih yang juga guru olahraga SD ini menyatakan mutlak membutuhkan tambahan tenaga pemain baru untuk melengkapi tim.

CEO PT Mahesa Jenar Semarang AS Sukawijaya dihubungi kemarin menyebut, tim PSIS setidaknya membutuhkan tambahan sekitar lima pemain sebelum masa pendaftaran pemain berakhir pada 15 Mei 2016 mendatang. “Tambahan pemain di semua posisi. Kami ingin pemain dengan kualitas, minimal sama dengan yang ada saat ini,” kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu.

Penambahan pemain tersebut, kata Yoyok Sukawi, lantaran PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator ISC B, tidak mengesahkan empat pemain PSIS yang tersanksi akibat sepak bola gajah yaitu kiper Catur Adi Nugroho, bek Taufik Hidayat, gelandang Eli Nasoka dan Franky Mahendra.

Terkait teknis, Eko Riyadi mengatakan, pihaknya beberapa problem yang harus diperbaiki adalah masalah komunikasi antarpemain hingga penyelesaian akhir. Eko mengatakan, Persibat adalah lawan yang cukup berat. Laskar Alas Roban memiliki sejumlah nama pemain senior seperti Engkus Kuswaha. “Meski kami main di kandang tetap dibutuhkan kerja ekstra keras karena Persibat juga salah satu tim bagus,” tandas Eko. (bas/smu)