Pupuk Jiwa Nasionalisme Gelar Berbagai Lomba

Pira Gerindra Dalam Rangka Hardiknas

268
NASIONALIS: Fungsionaris DPC Partai Gerindra Demak H Muntohar (paling kanan) bersama jajaran pengurus Pira Gerindra foto dengan para pemenang lomba Hardiknas, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NASIONALIS: Fungsionaris DPC Partai Gerindra Demak H Muntohar (paling kanan) bersama jajaran pengurus Pira Gerindra foto dengan para pemenang lomba Hardiknas, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NASIONALIS: Fungsionaris DPC Partai Gerindra Demak H Muntohar (paling kanan) bersama jajaran pengurus Pira Gerindra foto dengan para pemenang lomba Hardiknas, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
NASIONALIS: Fungsionaris DPC Partai Gerindra Demak H Muntohar (paling kanan) bersama jajaran pengurus Pira Gerindra foto dengan para pemenang lomba Hardiknas, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Perempuan Indonesia Raya (Pira) Partai Gerindra Demak, kemarin, menggelar berbagai lomba untuk memeriahkan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Di antaranya, lomba menghafalkan surat-surat pendek, Pancasila, lagu Indonesia Raya, menggambar, fashion show dan lainnya. Lomba yang dihelat di Aula Kecamatan Demak Kota tersebut diikuti sekitar 125 peserta se Demak.

Ketua Pira Gerindra Demak, Hj Ni’matul Hayati MKeb Nes, mengatakan, para peserta adalah dari siswa TK dan SD. Menurutnya, lomba ini dimaksudkan untuk membekali generasi muda sebagai penerus kepemimpinan bangsa. Karena itu, nilai-nilai Pancasila dan keagamaan terus dipupuk sejak dini. “Tujuan kita adalah agar jiwa nasionalisme anak-anak ini melekat dalam sanubari mereka,” katanya. Karena itu, untuk mengelorakan semangat lomba itu, panitia mengusung tema khusus pendidikan, yakni Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mangun Karso, Tutwuri Handayani. Menurutnya, lomba tersebut selain memupuk nilai-nilai kebangsaan juga mengasah kreatifitas siswa TK dan SD.

Fungsionaris DPC Partai Gerindra Demak, H Muntohar mengatakan, mengasah keterampilan para peserta lomba tersebut sangat dibutuhkan. Ini agar generasi muda dapat menghayati pembangunan bangsa dengan penuh dedikasi. “Mereka akan makin cerdas dan dapat menjadi teladan bagi gerenasi berikutnya. Memupuk rasa nasionalisme lewat pendidikan dan pengajaran nilai agama dengan tepat akan memperkuat jiwa anak-anak,” katanya. Dalam lomba ini, setiap lomba diambil tiga pemenang. Mereka mendapatkan piala, piagam serta uang pembinaan. (hib/sct/smu)