Hasta Karya Bikin Akal Tetap Menyala

1671

SEMARANG – Di antara beberapa game atau tantangan yang cukup menyita perhatian peserta Indonesia Scouts Challenge 2015-2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kota Semarang Kloter III adalah hasta karya. Sebab, melalui game ini akal peserta dituntut untuk tetap menyala utamanya dalam membuat karya kreatif.

Seperti yang diakui Miftakhul Hanif, peserta dari pangkalan Gugus Depan (gudep) SD Pekunden Semarang. Bersama rekan satu tim, ia berhasil membuat Merak berbahan dasar stik es krim dan sachet Antangin Junior. “Butuh sekitar 30 menit jadi,” akunya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Untuk dapat menyelesaikan karya tersebut, Hanif mengaku butuh latihan sebanyak tiga kali. Pertama diselesaikan dalam dua jam, kedua satu jam, dan yang ketiga satu jam. “Yang ngajari guru pembimbing,” katanya.

Hal tak jauh beda diungkapkan Devi Cornelia Nurlita, peserta dari pangkalan Gudep SDN Kemijen 04 Semarang. Dalam waktu kurang lebih setengah jam, ia bersama dengan delapan rekannya berhasil membuat sebuah rumah-rumahan lengkap dengan segala ornamennya. “Yang ngajari Bu Tika. Setelah itu, kami buat sendiri,” aku siswa kelas V ini.