26 C
Semarang
Senin, 16 Desember 2019

Penambangan Ilegal Disegel

Must Read

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rombak Kurikulum

Reformasi besar-besaran. Di bidang kurikulum pendidikan. Itulah instruksi Presiden Joko Widodo. Kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Kemarin. Kata 'reformasi'...

Ultra Super

Dunia listrik Indonesia memasuki era baru --era unit 1.000 MW. Bulan depan, Oktober. Itulah era teknologi ultra super critical. Itulah pembangkit terbesar yang...

TIDAK BOLEH : Lokasi penambangan galin C di Jalan Lingkar Sealatiga yang disegel Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jateng. (DHINAR SASONGKO/RADAR KEDU)
TIDAK BOLEH : Lokasi penambangan galin C di Jalan Lingkar Sealatiga yang disegel Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jateng. (DHINAR SASONGKO/RADAR KEDU)

SALATIGA – Aksi penambangan galian C ilegal di wilayah Kota Salatiga, tepatnya di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) dihentikan. Penghentian perusakan alam ini dilakukan oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jateng.

Di lokasi penambangan itu, terpasang spanduk (segel) larangan penambangan di lokasi tersebut. Dalam spanduk berukuran sekitar 2 meter x 1meter itu berisi tulisan “Dilarang menambang tanpa ijin” dengan ukuran mencolok. Di bawahnya disebutkan jika setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa izin usaha pertambangan (IUP), izin pertambangan rakyat (IPR) atau izin usaha pertambangan khusus (IUPK) bisa dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak 10 miliar sesuai dengan UU nomor 4 tahun 2009 tentang Penambangan Mineral dan Batubara pasal 158.

Warga yang berada di sekitar lokasi tidak tahu pasti kapan penghentiannya. “Sudah beberapa hari ini ditutup,” terang Adib, 27, salah satu warga yang melintas. Di jalan masuk ke penambangan diberi batu dengan ukuran cukup besar yang menghalangi kendaraan roda empat masuk ke lokasi tersebut.

Aksi penambangan ini sebenarnya sudah lama beroperasi. Sejak tahun 2014 silam, kalangan dewan sudah memprotes dan akhirnya terhenti. Namun Maret lalu kembali beroperasi. Aktivitas penggalian dilakukan dengan alat berat di jalan lingkar Salatiga (JLS), tepatnya daerah Warak, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Salatiga yang pernah dihentikan aparat dan berproses hukum. Sejak dua waktu lalu, di lahan galian C tersebut telah ada dua unit alat berat dan puluhan truk keluar masuk mengangkut hasil galian tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Jateng Sumbang Tiga Pemain Timnas Basket

SEMARANG - Jateng menyumbang tiga pemain dalam timnas basket putri KU 18 yang dipersiapkan dalam 1st SEABA U 18 Championship for Women yang akan...

Temukan LPKD Tak Patuh UU

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) temukan standar penilaian internal yang belum memadai dan ketidakpatuhan terhadap Undang-Undang (UU) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah...

Polisi Lepaskan Joki Masuk Perguruan Tinggi, Setu Abdul Hadi Hanya Wajib Lapor

SEMARANG - Setu Abdul Hadi, 24, joki ujian masuk kedokteran Unissula akhirnya dilepas oleh penyidik. Mahasiswa semester delapan Fakultas Mipa Universitas Semarang (Unnes) ini...

Mengusung Lesung Hingga Hasil Bumi

DEMAK- Kirab budaya di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen kemarin cukup meriah. Setidaknya, ada 10 kelompok adat desa yang turut menyemarakkan pawai dalam menjaga tradisi...

More Articles Like This