SDN Lamper Kidul 02 Sukses Kawinkan Gelar Juara

ISC Regional Championship Kota Semarang Kloter II

1659
MENANGIS BAHAGIA: Tim regu putri SD Lamper Kidul 02 meneteskan air mata saat diumumkan sebagai juara. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENANGIS BAHAGIA: Tim regu putri SD Lamper Kidul 02 meneteskan air mata saat diumumkan sebagai juara. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SANG JUARA: Indonesia Scouts Challenge 2015-2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kota Semarang Kloter II yang berhasil melaju ke tingkat Provinsi Jateng adalah tim putra dari SD Panggung Lor dan SD lamper Kidul 02 serta tim putri dari SD Mangkang Kulon 01 dan SD Lamper Kidul 02. Mereka foto bersama Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto dan Marketing Promotion PT Deltomed Laboratories, Pratiwan Eko. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SANG JUARA: Indonesia Scouts Challenge 2015-2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kota Semarang Kloter II yang berhasil melaju ke tingkat Provinsi Jateng adalah tim putra dari SD Panggung Lor dan SD lamper Kidul 02 serta tim putri dari SD Mangkang Kulon 01 dan SD Lamper Kidul 02. Mereka foto bersama Pemimpin Redaksi Jawa Pos Radar Semarang, Arif Riyanto dan Marketing Promotion PT Deltomed Laboratories, Pratiwan Eko. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kejutan demi kejutan terus terjadi dalam gelaran Indonesia Scouts Challenge 2015-2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kota Semarang Kloter II. Salah satu peserta, SD Negeri Lamper Kidul 02 Semarang berhasil mengawinkan gelar juara baik dari regu putra maupun regu putri.

Keduanya dinyatakan berhak melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu mengikuti Indonesia Scouts Challenge 2015-2016 bersama Antangin Junior Province Championship Jawa Tengah yang bakal digelar pada September 2016 mendatang. Tak pelak, suasana haru sekaligus bangga menyelimuti Lapangan Tembak, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, tempat digelarnya acara.

Kepada Jawa Pos Radar Semarang, Pembina Pendamping SD Negeri Lamper Kidul 02 Semarang, Bu Ngatiyem membeberkan kunci suksesnya. Selain persiapan yang matang, anak-anak juga dilatih untuk memiliki mental juara sebelum bertanding. Salah satunya adalah dengan terus menanamkan sikap pantang menyerah dalam berkompetisi.

”Hampir setiap hari anak-anak kami tandingkan. Kebetulan dari pangkalan, kami mengirimkan dua regu putra dan dua regu putri. Sehingga ada saingan di antara mereka,” ujar perempuan yang akrab disapa Kak Bunga itu.

Lebih lanjut, ia mengakui bahwa waktu persiapan yang dibutuhkan memang cukup singkat. Yaitu kurang lebih dua minggu sebelum hari pelaksanaan. Akan tetapi, dengan adanya semangat dari anak-anak serta dukungan dari pihak sekolah, hal tersebut tidak menjadi persoalan. ”Setiap pulang sekolah, anak-anak berlatih dari siang sampai sore,” tambahnya didampingi pembina lain, Sri Wurniati.