Diburu, Begal Penyerang Anggota Shabara

186

BARUSARRI – Pelaku begal yang berhasil lolos saat duel melawan anggota Shabara Polrestabes Semarang, Bripka Aris Sutriyanto di tanjakan Gombel terus diburu aparat kepolisian. Polisi juga telah kantongi identitas pelaku.

”Satu pelaku ini masih buron, identitasnya sudah kita ketahui. Masih kita kejar,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Sugiarto kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Peristiwa penangkapan tindak kejahatan yang terjadi, Jumat, (22/4) sekitar pukul 22.30 malam tersebut diwarnai aksi duel antara anggota Shabara bernama Bripka Aris Sutriyanto, 36, warga Manyaran dengan dua pelaku begal yang membawa senjata tajam (sajam).

Hingga akhirnya satu pelaku bernama Rizky Cahyono, 24, warga Karang Roto, Genuk berhasil dilumpuhkan dan selanjutnya dibawa ke Mapolrestabes Semarang oleh anggota Sabhara tersebut. Sedangakan dalam pengembangan kasus dari tertangkapnya satu pelaku tersebut menyampaikan bahwa aksi tindak kejahatan yang sama sudah sering dilakukan oleh pelaku. ”Pelaku mengakui telah lima kali membegal di Kota Semarang,” katanya.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada ketika keluar rumah, utamanya di malam hari. Terlebih para pengendara motor roda dua agar berhati-hati ketika melewati jalan yang gelap atau minim penerangan. Pasalnya lokasi tersebut kerap menjadi objek eksekusi para pelaku melakukan tindak kejahatan. ”Sebisa mungkin hindari lewat di tempat yang minim penerangan,” imbuhnya.

Sementara, Kasat Binmas Polrestabes Semarang, AKBP Restiana Pasaribu, menyampaikan terus melakukan penyuluhan kepada masyarakat untuk tidak memancing tindak kriminalitas di jalan. Seperti halnya mengenakan perhiasan yang mencolok ketika keluar dari rumah. ”Kalau bawa tas juga jangan disandang yang mudah diraih orang, hindari jalan yang gelap. Kalau boncengan naik motor, tas bisa ditaruh di tengah atau diapit,” harapanya. (mha/zal/ce1)