WISUDA: Rektor Untag Suparno saat mewisuda mahasiswa di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), kemarin. (John Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
WISUDA: Rektor Untag Suparno saat mewisuda mahasiswa di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), kemarin. (John Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
WISUDA: Rektor Untag Suparno saat mewisuda mahasiswa di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), kemarin. (John Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)
WISUDA: Rektor Untag Suparno saat mewisuda mahasiswa di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), kemarin. (John Wahidi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Dampak diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah pasar bebas di bidang ekonomi seperti permodalan, perdagangan bebas antarnegara, serta tenaga kerja. Untuk bisa bersaing pada pasar bebas ini, mahasiswa Untag telah dibekali keterampilan dan keahlian profesional di bidangnya sehingga memiliki daya saing tinggi.

”Jadi lulusan Untag ini telah dibekali dengan berbagai keterampilan dan keahlian sehingga mereka bisa bersaing dengan mahasiswa lain dalam merebut pasar,” ungkap Rektor Untag Suparno dalam acara wisuda periode I tahun Akademik 2015/2016 di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), kemarin.

Lebih lanjut dia mengatakan untuk meningkatkan daya saing lulusan Untag pihaknya melakukan pembenahan dan penguatan pada semua aspek tata kelola kehidupan kampus. Selain itu juga dilakukan pengembangan pelayanan kepada mahasiswa berbasis teknologi informasi, termasuk pengembangan perpustakaan.

”Selain proses pembelajaran, juga diperbaiki dengan pengembangan kurikulum pada masing-masing program studi, sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia dan kebutuhan pengguna lulusan,” katanya.