zet2704

GALIH-PRATAMA-web

Teknik watercolor biasanya menggunakan medium kertas dengan gramasi tebal dan daya serap yang cukup tinggi. Tujuannya sih mungkin agar cepet kering. Salah satu komunitas yang bikin gambar dengan teknik ini adalah Karamba Art Movement yang ada di Semarang guys. “Setiap orang, beda-beda keahliannya. Biasanya sih bikin ilustrasi, tapi secara pribadi lebih suka menggambar objek yang colorful dan playful,” kata Galih Pratama, Pengurus Karamba Art Movement.

Menurut dirinya menggambar dengan metode watercolor terutama gambar kartun, akan lebih hidup. Satu lagi nih ditekanan, gunakan kertas dengan gramasi tebel karena akan berpengaruh banget dengan hasil karya yang dibuat. “Untuk watercoloring ini memang butuh kesabaran, semua porsinya harus pas, biar hasilnya indah,” bebernya.

Selain cat air, dan kertas, yang nggak boleh lupa adalah siapkan kuas dengan berbagai ukuran. Tujuannya agar bisa tercipta eksplarasi dan gradasi warna. “Saya sering main ilustrasi untuk majalah, buku, media promosi, atau merchandise. Lumayan lah hasilnya,” ungkapnya. Basic-nya sih teknik ini ini adalah teknik transparan. Tapi bisa juga dibuat tebal dengan cara layering. (den/zal)

KOMENTAR :

Iwan-arifianto-webIwan Arifianto, 19, STIKOM Semarang.
Teknik watercolor, kayaknya seru sih. Hampir kaya gambar pake cat air, tapi ya dengan tingkat yang lebih sulit. Belum pernah nyoba sih, soalnya harus punya kreatifitas yang tinggi. Tapi kalau ada yang ngajarin, lumayan juga. Soalnya kan bisa jadi lahan bisnis juga.

NUF-FITRI-webNur Fitri,17, SMA 12 Semarang
Hasil dari watercoloring bisa bagus banget. Kalau aku masih coba-coba. Asyik juga meski belum profesional. Masih belajar.

M-webM. Arif Hidayat, 20, Unisula Semarang
Wah teknik ini ribet banget, harus sabar dan teleti. Kalau nggak hasilnya bisa luber dan malah nggak kering, selain itu juga harus ada kertas khusus buat mengaplikasikan teknik ini.