ILEGAL : Satpol PP Kabupaten Semarang saat mendatangi destinasi wisata Eling Bening guna memberikan surat peringatan operasional tempat tersebut, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ILEGAL : Satpol PP Kabupaten Semarang saat mendatangi destinasi wisata Eling Bening guna memberikan surat peringatan operasional tempat tersebut, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ILEGAL : Satpol PP Kabupaten Semarang saat mendatangi destinasi wisata Eling Bening guna memberikan surat peringatan operasional tempat tersebut, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ILEGAL : Satpol PP Kabupaten Semarang saat mendatangi destinasi wisata Eling Bening guna memberikan surat peringatan operasional tempat tersebut, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Semarang menggeruduk tempat wisata Eling Bening di Kecamatan Bawen. Kedatangan mereka guna memberikan surat peringatan kepada pengelola tempat wisata tersebut yang belum mengantongi izin terkait AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).

Kepala Satpol PP Kabupaten Semarang, M Risun mengatakan saat ini destinasi wisata yang menjadi tempat favorit nongkrong anak muda itu belum memiliki perizinan lengkap. Meski begitu, hingga kini Wisata Eling Bening tetap nekat buka untuk umum. “Sudah kami layangkan surat peringatan pertama. Tentunya hal itu akan berlanjut jika tidak digubris,” kata Risun.

Lemahnya penegakan hukum oleh Pemkab Semarang membuat Eling Bening mengabaikan Perda Perizinan maupun Perda Pariwisata. Sementara itu, Manager Pengelola Eling Bening, Reza Wicaksono berdalih pihaknya sudah melakukan pengurusan perizinan. “Namun hingga kini memang belum jadi,” kilah Reza.

Dikatakan dia, pihaknya juga sudah melakukan beberapakali pengajuan. Mulai dari dilakukan oleh pihak Eling Bening sendiri, hingga melalui relasi dari owner (pemilik) destinasi wisata itu. “Ada relasi dari owner yang menyampaikan izin tersebut ke Pemkab agar izinnya bisa turun,” katanya.