RINGSEK: Bagian kepala truk yang ringsek akibat kecelakaan karambol di Jalan Diponegoro Ungaran, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RINGSEK: Bagian kepala truk yang ringsek akibat kecelakaan karambol di Jalan Diponegoro Ungaran, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RINGSEK: Bagian kepala truk yang ringsek akibat kecelakaan karambol di Jalan Diponegoro Ungaran, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RINGSEK: Bagian kepala truk yang ringsek akibat kecelakaan karambol di Jalan Diponegoro Ungaran, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN – Dikarenakan menghindari angkot yang berhenti dipinggir jalan, sebuah truk yang melaju kencang menyeruduk truk lain yang berhenti perisis di lampu merah Jalan Diponegoro Ungaran, Senin (25/4). Akibat kejadian ini dua truk kontainer rusak parah dan jalan utama Ungaran macet hingga beberapa jam.

Kejadian ini berawal ketika truk kontainer dengan nopol H 1712 DS yang dikemudikan Ahmad Yunianto, 27, warga Desa Batu, Kecamatan Karang Tengah, Demak melaju dari arah Solo menuju Semarang. Saat truk melaju dengan kecepatan sekitar 60 km/jam, sopir tiba-tiba menghindari angkutan umum yang berhenti tepat di depan Masjid Istiqomah. Karena menghindar dengan kecepatan tinggi, sang sopir tidak mengetahui jika di depan angkot ada truk lain dengan nopol H 1835 AS yang dikemudikan Agus Triyanto, 37, warga Jalan Kakap RT 4 RW 10 Kuningan Kota Semarang yang tengah berhenti di lampu merah.

“Terpaksa truk pindah jalur ke kanan. Tiba-tiba truk di depan berhenti. Sopir saya tidak tahu ada lampu merah (traffic light). Truk pun menabrak truk di depannya,” ujar Ari Eko Wibowo, kernet truk yang dikemudikan Yunianto.

Karena dorongan yang kuat, truk yang dikemudikan Agus pun menabrak truk kontainer nopol H 1956 MG di depannya yang dikemudikan Irawan, 37. “Saya sudah berhenti, karena terdorong dari belakang, saya nabrak truk depan saya,” ujar Agus yang kaki dan dan tangannya luka ringan.

Akibat kecelakaan ini truk yang dikemudikan Yunianto dan Agus rusak parah. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Yunianto mengalami patah tulang bagian kaki kirinya dan langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Ungaran. (ewb/ton)