Lapangan Tembak Siap Tampung 2000 Peserta

Hari ini, Mulai Dirikan Tenda

689
OPTIMISTIS JUARA : Siswa-siswi dari Gudep 12.097-12.098 yang berpangkalan di SD Kanisius Kurmosari Semarang sedang melakukan latihan tali-temali untuk mengikuti ISC Regional Kota Semarang bersama Antangin Junior. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OPTIMISTIS JUARA : Siswa-siswi dari Gudep 12.097-12.098 yang berpangkalan di SD Kanisius Kurmosari Semarang sedang melakukan latihan tali-temali untuk mengikuti ISC Regional Kota Semarang bersama Antangin Junior. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OPTIMISTIS JUARA : Siswa-siswi dari Gudep 12.097-12.098 yang berpangkalan di SD Kanisius Kurmosari Semarang sedang melakukan latihan tali-temali untuk mengikuti ISC Regional Kota Semarang bersama Antangin Junior. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
OPTIMISTIS JUARA : Siswa-siswi dari Gudep 12.097-12.098 yang berpangkalan di SD Kanisius Kurmosari Semarang sedang melakukan latihan tali-temali untuk mengikuti ISC Regional Kota Semarang bersama Antangin Junior. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Ajang Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 bersama Antangin Junior Regional Championship Kota Semarang akan digelar di lapangan Tembak Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang pada 25-30 April 2016 mendatang. Sesuai rencana, hari ini Minggu (24/4) para peserta mulai mendirikan tenda.

Panitia Pelaksana kegiatan ISC Regional Kota Semarang, Serka Fitri menyatakan, tempat acara telah siap digunakan untuk para peserta. Selain lapangan utama yang digunakan untuk mendirikan tenda, sejumlah barak juga telah disiapkan untuk menampung peserta ketika terjadi hujan. “Ada enam barak yang dapat digunakan,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (23/4).

Adapun untuk fasilitas pendukung lainnya, Fitri mengaku juga telah dipersiapkan. Antara lain fasilitas musala, kamar mandi, dan juga penerangan jalan. Untuk kegiatan ini, pihaknya mengklaim telah menyediakan listrik 5 ribu watt. “Sementara persediaan air juga full (penuh) sehingga tidak perlu khawatir terjadi kekurangan,” imbuhnya.

Terkait akses jalan menuju lokasi, Fitri membeberkan bahwa lokasinya sangat mudah dijangkau oleh masyarakat. Setelah memasuki kawasan Universitas Diponegoro Semarang, dapat langsung mengikuti petunjuk arah yang tersedia. “Lokasinya persis di depan Rumah Sakit Diponegoro,” sambung pria yang juga menjabat sebagai Andalan Cabang Urusan Binawasa Putra itu.

Person in Charge (PIC) ISC Jateng untuk wilayah Kota Semarang dan sekitarnya, Sonny Aditya Darma menambahkan, jumlah peserta seluruhnya adalah sebanyak 6.000 anak. Akan tetapi mereka dibagi dalam tiga kloter dengan masing-masing satu kloter diikuti 2.000 peserta. “Lokasinya sangat mendukung karena semua akses tersedia,” ujarnya di temui di lokasi.

Ia menambahkan, sesuai rencana kegiatan akan dibuka pada Senin (25/4) pukul 06.00 WIB. Akan tetapi, para peserta diperkenankan untuk mendirikan tenda sehari sebelumnya pada Minggu (24/4) pukul 16.00 WIB. “Jika jarak sekolah peserta jauh dari sini, dapat sekaligus menginap pada malam harinya,” sambungnya.

Selain akan didirikan sejumlah tenda baik dari peserta maupun panitia, nantinya juga akan dimeriahkan dengan both dari pihak penyelenggara. Antara lain dari Antangin Junior selaku pihak sponsor utama. “Antangin junior adalah obat masuk angin yang sangat cocok untuk anak-anak. Sehingga berkemah di ISC bersama Antangin Junior sangat nyaman,” pungkasnya. (fai/ric)