Buat Mobil Stabil dan Suspensi Awet

Maksimalkan Fungsi Suspensi dengan Active Stabilizer

756
BIKIN STABIL : Karyawan rumah modifikasi Garuda Jaya memasang Active Stabilizer di bagian per mobil. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)
BIKIN STABIL : Karyawan rumah modifikasi Garuda Jaya memasang Active Stabilizer di bagian per mobil. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)
BIKIN STABIL : Karyawan rumah modifikasi Garuda Jaya memasang Active Stabilizer di bagian per mobil. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)
BIKIN STABIL : Karyawan rumah modifikasi Garuda Jaya memasang Active Stabilizer di bagian per mobil. (Nurchamim/jawa pos radar semarang)

Saat mengendarai mobil, terkadang ketika melaju kencang dan melewati jalan berkelok membuat kestabilan berkurang hingga menyebabkan mobil ngepot ataupun oleng. Kondisi ini biasanya disebut dengan oversteer atau bahkan understeer, bila pengemudi tidak cakap dalam mengendalikan mobil. Tentu ini berisiko terjadi kecelakaan.

Kondisi tersebut terkadang terjadi ketika mobil melewati kontur jalan yang tidak rata atau berlubang. Beban saat membawa penumpang ataupun bawaan berat lainnya terkadang juga menjadi salah satu faktor olengnya mobil. “Oversteer dan understeer sering sekali terjadi, entah pada mobil baru ataupun mobil tahun lama,” kata Untung Hartono, owner rumah modifikasi Garuda Jaya, Jalan dr Cipto 143 Semarang, kemarin.

Untuk meminimalisir keadaan tersebut, pada peredam kejut atau shockbreaker perlu dipasangi Active Stabilizer yang bisa mereduksi faktor-faktor understeer ataupun oversteer. Produk bernama Active Stabilizer ‘Prime’ ini dibuat dari bahan dasar campuran karet dan silikon yang lentur namun tetap keras. Produk ini sendiri dipasang di ulir peredam kejut yang sangat mudah untuk diaplikasikan. “Fungsi utamanya adalah menjaga kestabilan dan kenyamanan mobil agar saat membawa beban berat ataupun melintasi jalan berlubang, mobil tidak limbung,” ungkapnya.

Active Stabilizer ‘Prime’ sendiri juga sangat berguna untuk menjaga keawetan suspensi mobil, seperti shockbreaker, laker roda, dan tie rod mobil. Kinerja peredam kejut yang berlebihan, membuat suspensi akan mentok. Terlebih jika diisi dengan penumpang dewasa. Suspensi roda biasanya akan cepat rusak jika melintasi jalanan dengan kontur rusak. Kestabilan mobil pun terganggu sehingga membuat kenyamanan saat berkendara akan berkurang.