KECANDUAN SABU: Empat tersangka kasus narkoba dan barang bukti saat gelar perkara di kantor Ditresnarkoba Polda Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KECANDUAN SABU: Empat tersangka kasus narkoba dan barang bukti saat gelar perkara di kantor Ditresnarkoba Polda Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KECANDUAN SABU: Empat tersangka kasus narkoba dan barang bukti saat gelar perkara di kantor Ditresnarkoba Polda Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KECANDUAN SABU: Empat tersangka kasus narkoba dan barang bukti saat gelar perkara di kantor Ditresnarkoba Polda Jateng, kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Empat pengedar dan pemakai obat-obatan terlarang (narkoba) berhasil diringkus aparat kepolisian. Ironisnya, dua pelaku di antaranya adalah sepasang kekasih yang diduga menjadi pengedar narkoba jenis sabu. Mereka adalah Wahyu Budi Saputro, warga Jalan Sri Rejeki Utara, Kalibanteng yang ditangkap saat pesta narkoba dengan kekasihnya, Tri Handayani alias Fitri, warga Sri Rejeki Dalam. Sedangkan dua tersangka lainnya, yakni Yanuar Yudha dan Wega Setiawan.

Wahyu dan Fitri ditangkap saat pesta sabu di sebuah rumah di Jalan Muradi Raya dengan barang bukti 3 paket sabu total 6 gram, Kamis (21/4) sekitar pukul 01.15 dini hari. Paket tersebut terdiri atas satu paket berisi 4 gram, dan 2 paket berisi masing-masing 1 gram.

Keduanya mengaku, barang haram itu hanya untuk dikonsumsi sendiri. Wahyu dan Fitri telah kecanduan sabu sejak 6 bulan lalu. Keduanya biasa mendapatkan dari seorang temannya.

”Pesan dari teman. Dipakai sendiri untuk menguruskan badan,” aku Fitri, yang sehari-hari bekerja sebagai pemandu karaoke (PK) lepas saat gelar perkara di kantor Ditresnarkoba Polda Jateng, Kamis (21/4) kemarin.