Jumlah Penderita Tuberkolusis Menurun

212
BIAR SEHAT: Sekitar 400 orang mengikuti senam bersama dalam peringatan Hari Tuberkolusis di halaman Pemkot Salatiga, Jumat (22/4) (IST)
BIAR SEHAT: Sekitar 400 orang mengikuti senam bersama dalam peringatan Hari Tuberkolusis di halaman Pemkot Salatiga, Jumat (22/4) (IST)
BIAR SEHAT: Sekitar 400 orang mengikuti senam bersama dalam peringatan Hari Tuberkolusis di halaman Pemkot Salatiga, Jumat (22/4) (IST)
BIAR SEHAT: Sekitar 400 orang mengikuti senam bersama dalam peringatan Hari Tuberkolusis di halaman Pemkot Salatiga, Jumat (22/4) (IST)

SALATIGA – Jumlah penderita Tuberkulosis (TB) di Kota Salatiga menurun. Pada 2015, jumlah kasus positif TB ditemukan sebanyak 226 penderita, sedangkan tahun sebelumnya sebanyak 266 kasus positif TB. Dari jumlah tersebut, angka kesembuhan penderita mencapai 81,3 persen.

“Dari target 90 persen, Kota Salatiga mencapai 81,3 persen kesembuhan pasien TB. Perlu diketahui bahwa di Salatiga terdapat rumah sakit khusus paru-paru yaitu Rumah Sakit Paru Ario Wirawan (RSPAW) yang sering menemukan kasus TB dan selama ini menjadi rujukan dari berbagai daerah di JawaTengah,” ujar Kasi Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Salatiga, dr Tasfiyah Sri Prihati saat peringatan Hari TB Tingkat Kota Salatiga di Halaman Pemkot Salatiga, Jumat (22/4).

Tasfiyah menambahkan, gejala penyakit TB meliputi batuk berdahak lebih dari 2 minggu, mengalami sesak nafas, berat badan menurun serta keringat pada malam hari tanpa aktivitas. “Jika mendapati gejala seperti itu, harus segera berobat ke puskesmas terdekat. Pengobatan TB ini merupakan program dari pemerintah pusat dan gratis. Perlu kedisiplinan yang baik karena TB ini memerlukan 6 bulan penyembuhan,” lanjut Tasfiyah.

Peringatan TB tingkat Kota Salatiga tersebut diikuti setidaknya 400 orang dari berbagai unsur seperti kader kesehatan kelurahan dan kecamatan, perwakilan dari sekolah, PNS di lingkungan Pemkot Salatiga, Kodim 0714 Salatiga dan Polres Salatiga. Peringatan TB ditandai dengan apel luar biasa yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Agus Rudianto dan dilanjutkan dengan senam bersama.

Dalam sambutannya, Agus mengajak semua komponen masyarakat mengalokasikan sumber daya untuk menanggulangi TB sehingga target Indonesia Bebas TB pada 2050 dapat dicapai. “Ada beberapa langkah yang diambil pemerintah, yaitu meluncurkan Gerakan Temukan TB Obati Sampai Sembuh (TOSS TB), penanggulangan dengan pendekatan kesehatan keluarga, alokasi dana untuk penanggulangan TB dan juga memperluas kemitraan agar cakupan penemuan dan pengobatan makin tinggi,” ungkap Agus. (sas/ton)