Ratusan Guru dan Siswa Baca Puisi Masal

420
BUSANA TRADISIONAL: Sejumlah siswa berpakaian adat mengikuti lomba pemilihan Denok dan Kenang dalam rangka Hari Kartini di SMP Islam Terpadu PAPB Semarang, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUSANA TRADISIONAL: Sejumlah siswa berpakaian adat mengikuti lomba pemilihan Denok dan Kenang dalam rangka Hari Kartini di SMP Islam Terpadu PAPB Semarang, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUSANA TRADISIONAL: Sejumlah siswa berpakaian adat mengikuti lomba pemilihan Denok dan Kenang dalam rangka Hari Kartini di SMP Islam Terpadu PAPB Semarang, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BUSANA TRADISIONAL: Sejumlah siswa berpakaian adat mengikuti lomba pemilihan Denok dan Kenang dalam rangka Hari Kartini di SMP Islam Terpadu PAPB Semarang, kemarin. (PRISTYONO HARTANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Peringatan hari Kartini di SMP Islam Terpadu PAPB Palebon Semarang, Kamis (21/4) kemarin, berbeda dari biasanya. Selain seluruh siswa memakai pakaian adat, juga diadakan pembacaan puisi secara masal dengan judul ”Semangat Kartini”. Tidak hanya itu, di sekolah tersebut juga digelar pemilihan Denok dan Kenang.

”Pada peringatan Hari Kartini kali ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tahun ini, kita adakan membaca puisi secara masal. Seluruh siswa dan guru membaca bersama-sama. Tujuannya agar seluruh warga sekolah ini bisa menghayati perjuangan Kartini lewat puisi tersebut,” ungkap Wakasek Bidang Kesiswaan, Mulyono, SSi.

Ditambahkan Mulyono, selain pembacaan puisi juga diadakan pemilihan Denok dan Kenang SMP IT PAPB. Ada juga perlombaan yang diikuti perwakilan kelas. ”Siswa juga kami ajak untuk ikut dalam seminar dan bedah buku Senandung Hati Perempuan Merdeka,” katanya.

Kepala Sekolah Drs H Ramelan berharap peringatan Hari Kartini kali ini jangan hanya sebatas seremonial saja. Namun dapat dijadikan media pembelajaran tentang semangat kepahlawanan serta kreativitas untuk memajukan pendidikan. Sehingga nantinya akan melahirkan generasi yang cerdas. ”Generasi masa kini harus punya semangat setangguh R A Kartini. Yakni, gigih memerdekakan diri dan para perempuan lainnya agar setara dengan kaum Adam,” harapnya. (tyo/aro/ce1)