Dua Kartini Muda Raih Leprid

199
BERPRESTASI: Rafidah Helmi (kiri), Direktur Leprid Paulus Pangka, dan Naniek Widyaningrum (kanan) setelah menerima piagam Leprid, kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERPRESTASI: Rafidah Helmi (kiri), Direktur Leprid Paulus Pangka, dan Naniek Widyaningrum (kanan) setelah menerima piagam Leprid, kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERPRESTASI: Rafidah Helmi (kiri), Direktur Leprid Paulus Pangka, dan Naniek Widyaningrum (kanan) setelah menerima piagam Leprid, kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BERPRESTASI: Rafidah Helmi (kiri), Direktur Leprid Paulus Pangka, dan Naniek Widyaningrum (kanan) setelah menerima piagam Leprid, kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Perjuangan RA Kartini mewujudkan emansipasi wanita dan kesetaraan gender telah membuahkan hasil. Kini wanita sudah tidak lagi dipandang sebelah mata hingga harus tinggal di rumah untuk menjadi ibu rumah tangga. Pasca perjuangan Kartini, wanita masa kini pun bisa menunjukkan jika mereka bisa bersaing dan berprestasi di berbagai bidang termasuk pendidikan.

Seperti yang dilakukan dua Kartini muda yakni Rafidah Helmi dan Naniek Widyaningrum. Mereka mengukir prestasi yang sangat membanggakan hingga mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid), Kamis (21/4) siang di Kampoeng Semarang.

Rafidah Helmi mendapatkan penghargaan sarjana kedokteran termuda se-Indonesia dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang dengan usia 17 tahun 8 bulan atau setara dengan kelas XII SMA atau maksimal kuliah semester I. Dia menyelesaikan sarjana kedokteran selama 3,5 tahun dengan IPK 3,26

Sementara Naniek Widyaningrum mendapatkan penghargaan karena bisa menyelesaikan pendidikan doktor farmasi di Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta. Hebatnya, dia tercatat sebagai doktor termuda di Farmasi UGM dengan usia 30 tahun. Naniek menyelesaikan program doktoralnya dalam waktu 2 tahun 7 bulan dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,84.

”Keduanya berhasil membuktikan jika wanita juga bisa berprestasi, Rafidah Helmi menyandang gelar sarjana kedokteran termuda, sementara Naniek mendapatkan penghargaan doktor farmasi termuda,” kata Direktur Leprid, Paulus Pangka SH.