ANTUSIAS: Ketua RW 9 Sunarso bersama Mellia Sanrya Dewi dan para siswa PAUD Beekids Islamic School Sawah Besar, Semarang siap mengikuti jalan sehat pungut sampah, Minggu (24/4). (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTUSIAS: Ketua RW 9 Sunarso bersama Mellia Sanrya Dewi dan para siswa PAUD Beekids Islamic School Sawah Besar, Semarang siap mengikuti jalan sehat pungut sampah, Minggu (24/4). (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTUSIAS: Ketua RW 9 Sunarso bersama Mellia Sanrya Dewi dan para siswa PAUD Beekids Islamic School Sawah Besar, Semarang siap mengikuti jalan sehat pungut sampah, Minggu (24/4). (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ANTUSIAS: Ketua RW 9 Sunarso bersama Mellia Sanrya Dewi dan para siswa PAUD Beekids Islamic School Sawah Besar, Semarang siap mengikuti jalan sehat pungut sampah, Minggu (24/4). (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sejumlah sekolah siap mendukung acara jalan sehat pungut sampah dalam rangka ulang tahun Jawa Pos Radar Semarang ke-16. Mereka memborong tiket peserta. Di antaranya, SMA Kesatrian 1, SMA Islam Sultan Agung 1, SMA Sint Louis, dan SMK IPT Karangpanas, Semarang.

Humas SMA Sint Louis, Priya Sulistya, mengaku antusias dan siap untuk turut serta memeriahkan acara tersebut dengan mengajak para guru dan karyawan sekolah di Jalan Dr Wahidin, Kaliwiru, Semarang ini.

Dikatakan, dalam acara jalan sehat biasanya meninggalkan sampah makanan. Namun ini justru sebaliknya, mengambil sampah yang berceceran di jalan dan di sekitar lokasi acara. Ada unsur edukasi dalam kegiatan ini untuk menjaga kebersihan kota.

”Jarang-jarang ada jalan sehat sambil pungut sampah. Saya akan ajak anak-istri nanti,” kata Priya yang membeli 100 tiket untuk guru dan karyawan SMA Sint Louis bersama keluarganya.

Hal senada dikatakan Bangkit Prayitno, Humas SMK IPT Karangpanas. Ia akan mengajak siswanya untuk turut serta memeriahkan acara tersebut. ”Saya akan turut mendukung acara ini. Selain sebagai hiburan, sekaligus bareng-bareng resik-resik kutho,” ujarnya.

Ketua panitia Jalan Sehat Pungut Sampah, Surasto Ismu Puruhito, mengatakan, pendaftaran peserta masih dilayani hingga hari H pelaksanaan sebelum bendera start dikibarkan. Hingga kini sudah ribuan peserta yang mendaftar.