SEBAGIAN RUSAK : Arca yang ditemukan warga Desa Pidodo, Kecamatan Karangtengah. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEBAGIAN RUSAK : Arca yang ditemukan warga Desa Pidodo, Kecamatan Karangtengah. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEBAGIAN RUSAK : Arca yang ditemukan warga Desa Pidodo, Kecamatan Karangtengah. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEBAGIAN RUSAK : Arca yang ditemukan warga Desa Pidodo, Kecamatan Karangtengah. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Warga Desa Pidodo, Kecamatan Karangtengah, dikejutkankan dengan adanya penemuan arca mirip Dewi Durga yang sedang berdiri di atas Mahesa atau Kerbau. Arca tersebut berada di pemakaman umum desa setempat. Arca tersebut setinggi kurang lebih 80 sentimeter dengan motif gambar sesosok perempuan yang berdiri dengan sikap tribhangga di atas sebuah tampik Mahesa atau Kerbau.

Sayangnya, perwujudan relief Dewi Durga ini sudah mengalami kerusakan di bagian kepala. Sedangkan, pada tangan kiri tampak jelas memegang kepala arca lainnya yang diduga arca Asura.

Patung tersebut oleh warga setempat dinamai Mbah Kopek. Ketika ditemukan, arca tersebut sebelumnya tampak berserakan di area pemakaman. Namun setelah disusun, arca tersebut tampak seperti sesosok perempuan.

Selain itu, warga juga mendapati adanya batu zoni beserta lingganya. Sesepuh Desa Pidodo,Sukirman mengatakan, sebelumnya arca tersebut tampak tidak terurus dan terpendam di dalam tanah di tengah-tengah pemakaman. “Masyarakat setempat menyebutnya dewa kemakmuran,” katanya.

Dia menambahkan, arca tersebut sebelumnya berada di persawahan batas desa dan sebagai lambang kemakmuran dan kesuburan desa. Oleh para pemuda setempat, arca akan dibuatkan sebuah cungkup yang berada di tengah pemakaman desa setempat.

Tokoh pemuda setempat, M Suhardi mengatakan, agar tidak mengalami kerusakan lebih parah dan tidak disalahartikan, benda purbakala ini oleh pihak desa dibuatkan lokasi khusus untuk penyimpanan. “Warga menyakini bahwa benda tersebut peninggalan zaman Kerajaan Hindu Majapahit dan harus dilestarikan,” katanya. (hib/ida)